Â
Liputan6.com, Jakarta Istri Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, tengah menjadi sorotan publik lantaran mengungsi ke sebuah hotel mewah saat bencana banjir terjadi di wilayahnya.
Video tersebut viral dan mendapat banyak kritikan karena dianggap tak berempati terhadap para korban banjir.
Advertisement
Pada video terlihat Wiwiek turun dari mobil berwarna hitam, tepat di depan lobi hotel. Ia pun disambut rekannya yang juga perekam video. Dalam video tersebut, sang perekam menjelaskan alasan Wiwiek menginap di hotel berbintang tersebut.
"Kita mau nganter Ibu Wiwiek yang mau stay di hotel karena rumahnya kebanjiran. Iya, ibu wali kota kita rumahnya kebanjiran, jadi nginapnya di H*ris*n," ujar si perekam sambil tertawa bersama Wiwiek.
Aksi istri wali kota Bekasi itu menuai beragam kritik dari publik. Wiwiek dinilai tidak memiliki empati terhadap warganya yang menjadi korban banjir. Di saat warga tidur berdesakan dengan alas seadanya, Wiwiek justru beristirahat di kamar tidur mewah dan nyaman.
Terkait hal ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memberikan klarifikasi. Menurutnya, tidak ada niat dirinya dan istri untuk bermewah-mewahan dengan menginap di hotel. Ia mengklaim mengungsi demi bisa memantau warga terdampak banjir.
Tri berdalih memilih mengungsi ke hotel karena lebih strategis untuk akses ke berbagai titik banjir yang tersebar di Kota Bekasi.
"Iya benar, menginap di hotel karena lokasi strategis," kilahnya kepada awak media, Rabu (5/3/2025).
Tri menuturkan dirinya dan istri hanya sebentar menginap di hotel karena ada kegiatan memasak di dapur umum untuk para korban banjir.
"Karena istri saya saja jam 04.00 WIB sudah bantu-bantu masak buat makanan korban banjir. Jadi, saya enggak stay selamanya di hotel. Jam 06.00 WIB sudah meninggalkan hotel," ungkap Tri.
Â
16 Ribu Warga Terdampak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150517/original/099207500_1741076535-20250304-Banjir_Bekasi-AFP_3.jpg)
Banjir besar menerjang Kota dan Kabupaten Bekasi pada Selasa, 4 Maret 2025, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Senin malam. Bencana ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, melampaui dampak banjir tahun 2016 dan 2020. Ketinggian air bervariasi, dari 20 sentimeter hingga 3 meter, merendam rumah warga, kantor pemerintahan, jalan utama, mal, dan rumah sakit.
Akibatnya, aktivitas di Kota Bekasi lumpuh total, ribuan warga mengungsi, dan infrastruktur mengalami kerusakan signifikan. Banjir ini disebabkan oleh curah hujan ekstrem dan luapan air dari Kali Bekasi, diperparah oleh alih fungsi lahan dan kerusakan lingkungan di hulu sungai.
Sekitar 16.000 jiwa terdampak banjir, dengan 5.000 jiwa mengungsi. Kecamatan Jatiasih menjadi wilayah terparah, dengan perumahan seperti Pondok Gede Permai dan Kemang IFI mengalami dampak terburuk. Bahkan Mega Mall Bekasi masih terendam banjir di area parkirnya pada pagi hari tanggal 5 Maret 2025. Jembatan Kemang Pratama dilaporkan ambrol.
Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi telah menetapkan status tanggap darurat dan melakukan berbagai upaya penanggulangan, termasuk evakuasi warga, pendirian dapur umum dan pos kesehatan, serta penyaluran bantuan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150730/original/087392600_1741089021-250304_Banjir_Jabodetabek_p_01.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4992018/original/028544700_1730807058-WhatsApp_Image_2024-11-05_at_18.25.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5498969/original/067026600_1770731876-260210-news-flash-10-februari-0f7661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5498037/original/087483200_1770697807-detik-detik-wali-kota-bekasi-diancam-warga-pakai-senjata-tajam-59a162.jpg)