Polisi Temukan Selongsong Peluru hingga Luka Tembak di Dada dan Pinggul Pria Tewas di Bogor

Dari keterangan saksi, mereka mendengar lima kali suara tembakan. Hasil olah TKP, polisi juga menemukan beberapa selongsong peluru kaliber 99 mm.

Diterbitkan 04 Februari 2025, 06:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bogor - Polisi menemukan luka tembak pada jenazah korban saat insiden penembakan di seberang Pasar Mawar, Kota Bogor, Senin (3/2/2025).

"Berdasarkan visum luar terdapat luka (tembak) di dada sebelah kiri dan bagian pinggul," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho.

Dari keterangan saksi, mereka mendengar lima kali suara tembakan. Hasil olah TKP, polisi juga menemukan beberapa selongsong peluru kaliber 99 mm.

"Nanti kita akan lakukan uji balistik terkait selongsong dan peluru yang masih aktif yang ditemukan di TKP," kata Aji.

Aji mengungkapkan, saat itu korban sedang berada di Pasar Mawar sekitar Senin (3/2/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Diduga, korban bernama Erik (45) ini sudah menjadi target pelaku. Namun polisi menduga pelaku yang terlibat kasus penembakan ini lebih dari satu orang.

"Berdasarkan keterangan dari saksi memang korban ini sudah ditarget ya, karena sebelumnya ada perselisihan," kata dia.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus penembakan warga Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait tindak pidana yang dilakukan oleh para pelaku tersebut," pungkasnya.

 

Jenazah Diautopsi

Seorang pria inisial BH (45) tewas usai menjadi korban penembakan orang tak dikenal di kawasan Jalan Mawar, Kota Bogor, Senin (3/2/2025).

"Korban meninggal dunia di RSUD Kota Bogor, karena luka tembak," kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus.

Menurutnya, keluarga korban telah membuat laporan ke Polresta Bogor Kota. Saat ini, pihak kepolisian akan melakukan autopsi terhadap jenazah korban guna penyelidikan lebih lanjut.

"Masih mau dilakukan autopsi. Untuk pelaku masih dalam lidik," terang Eko.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi mengatakan, korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke IGD RSUD Kota Bogor.

"Kami akan melaksanakan autopsi di RS Ciawi," kata Aji.

Aji menegaskan bahwa Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk menindak segala bentuk premanisme.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6