Lima Aktivis BEM UI Tewas Terseret Ombak

Lima aktivis BEM Universitas Indonesia tewas dan dua lainnya selamat setelah terseret ombak Pantai Cikuya, Anyer, Banten. Kelima jenazah dapat dievakuasi.

Diterbitkan 14 Juli 2003, 05:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Anyer: Tujuh aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia terseret ombak Pantai Cikuya, Anyer, Banten, Ahad (13/7) pagi. Lima di antara mereka tewas dan dua lainnya dapat diselamatkan. Kelima korban tewas adalah Dini Wulandari, Murniati, Anditama Wahyudi, Tauchid, dan Asep. Sedangkan mahasiswa yang selamat adalah Dewi Indira dan Alex. Keduanya masih dirawat di Rumah Sakit Krakatau Steel.

Musibah yang merenggut nyawa ini bermula ketika sejumlah pengurus BEM bermain-main di batu karang Pantai Cikuya, Anyer, setelah semalaman sibuk rapat di Vila Pasau. Peristiwa fatal terjadi, ketika Murniati terpeleset dan langsung terseret ombak. Usaha menolong Murniati belakangan malah menjadi bencana bagi enam rekan lainnya setelah ombak berikutnya menghantam dan menyeret mereka.

Tim SAR sempat kesulitan mengevakuasi para korban karena mereka terjepit di antara batu karang. Kelima jenazah sempat disemayamkan di RS Kratau Steel. Namun, mayat Anditama langsung dibawa keluarga. Sedangkan empat korban tewas lain dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Rencananya, pihak UI akan memberikan keterangan pers sehubungan dengan peristiwa yang merenggut nyawa lima mahasiswanya. Sementara sejumlah mahasiswa UI mulai berdatangan ke RSCM untuk menyatakan duka cita.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6