Covid-19 Meningkat, Jokowi Ingatkan Pentingnya Vaksinasi Pertama hingga Booster Kedua

Jokowi juga meminta masyarakat agar tetap waspada dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menekan kasus Covid-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Diperbarui 19 April 2023, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19, baik dosis pertama hingga booster kedua. Jokowi menyebut hal tersebut merupakan salah satu langkah dalam menghadapi tren penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat.

"Saat ini penyebaran Covid mulai agak meningkat. Namun, kita tidak perlu menyikapinya secara berlebihan. Dan untuk itu saya mengingatkan kembali pentingnya vaksinasi, baik vaksinasi pertama dan kedua, maupun _booster_ yang pertama dan kedua," ucap Jokowi dalam keterangannya pada Rabu, (19/4/2023).

Jokowi juga meminta masyarakat agar tetap waspada dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menekan kasus Covid-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti dalam hal penggunaan masker jika sedang merasa sakit.

"Saya meminta bagi mereka yang merasa flu atau demam agar menggunakan masker. Demikian juga dengan yang memiliki komorbid gunakanlah masker, dan jika bertemu dengan lansia juga sebaiknya menggunakan masker," ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap patuh menjaga kebersihan dengan mencuci tangan seusai berkegiatan. "Terakhir jangan lupa untuk mencuci tangan setelah kita berkegiatan," ucapnya.

Tren Kenaikan Covid-19 di Indonesia, Jokowi Minta Masyarakat Segera Lakukan Vaksinasi Booster

Untuk diketahui hingga kini masih terus dilaporkan adanya penambahan kasus positif, sembuh, dan meninggal dunia di Indonesia akibat virus Corona oleh Tim Satuan Tugas atau Tim Satgas Penanganan Covid-19.

Pada data yang dirilis oleh Pemerintah, Rabu (12/4/2023), penambahan pasien positif Covid-19 di seluruh Indonesia berjumlah 987 orang. Sedangkan kasus sembuh, dilaporkan bertambah 346 orang.

Menanggapi hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengamini. Namun tingkat kenaikan dianggap masih dalam skala yang wajar berdasarkan parameter organisasi kesehatan dunia atau WHO.

"Memang ada kenaikan tetapi kita masih jauh di bawah standarnya WHO. Standar WHO kurleb 8 ribu dan kita berada di angka 600-900 saya kira kita masih terkelola, terkendali dengan baik," kata Jokowi di Depok, Kamis (13/4/2023).

Jokowi berpesan, kepada masyarakat Indonesia untuk segera melakukan vaksinasi booster. Menurut kepala negara, hal itu menjadi salah satu yang terpenting dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kasus seperti sebelumnya.

"Yang paling penting satu. Vaksinasi itu penting. Booster itu penting. Jadi yang belum itu segera booster," ujarnya.

Tingkat Kekebalan atau Imunitas Masyarakat

Jokowi lantas mengutip data dari sero survey. Hasilnya, tingkat kekebalan atau imunitas dari masyarakat Indonesia saat ini adalah 98,5 persen.

"Artinya tinggi sekali. Tetapi juga hati-hati yang belum, sekali yang belum vaksin, apalagi yang belum booster segera minta divaksin agar semuanya imun kita terjaga dari Covid," Jokowi menutup.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6