Sukses

Kecelakaan di Tol Karanganyar Akibatkan 4 Orang Tewas

Liputan6.com, Jakarta - Pengemudi mobil yang diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan di KM 512 ruas Tol Solo-Ngawi di Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Sabtu dini hari, 25 Februari 2023. Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang tewas.

Keempat orang yang meninggal dunia masing-masing Anisa Munasifah (42) dan Muhamnad Amtsal (9), warga Tempuran, Kabupaten Magelang. Azmi Diva Fashichah (7) dan Afan Mufti Hartoni (47) warga Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, demikian dikutip dari Antara, Sabtu (25/2/2023).

Awal kecelakaan saat mobil Toyota Innova bernomor polisi AA 933 KF yang berjalan di belakang truk tronton bernomor polisi E9342 AD melaju dari arah timur menuju barat.

"Saat di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi mobil Innova diduga mengantuk, sehingga menabrak bagian belakang truk yang ada di depannya,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy.

Ia menuturkan, kejadian tersebut telah menewaskan empat penumpang Toyota Innova. Korban tewas dan luka dalam kecelakaan itu telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Dr Moewardi. “Sudah ditangani. Polda Jawa Tengah ikut membantu dengan mengirimkan tim Traffic Accident Analysis,” ujar dia.

2 dari 3 halaman

Kecelakaan di Majene, 2 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Tewas

Sebelumnya, sembilan orang mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang tengah melaksanakan KKN di Majene, Sulawesi Barat mengalami kecelakaan tunggal. Dua orang mahasiswa meninggal akibat kecelakaan di Desa Lalatedzong, Kecamatan Sendana, Selasa (21/2/2023) sekitar pukul 17.00 Wita itu.

Kasatlantas Polres Majene, Iptu Irwan mengatakan, sebelum kecelakaan rombongan mahasiswa itu menghadiri acara sambutan pimpinan kampus mereka di salah satu kelurahan. Usai acara, mereka kembali ke posko menggunakan motor roda tiga dengan bak terbuka.

"Mereka mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pohon dekat salah satu rumah warga di Desa Lalatedzong" Irwan, Rabu (22/2/2023).

Irwan menjelaskan, diduga motor yang dikemudikan Muhammad Aksa, salah seorang rombongan mahasiswa KKN itu hilang kendali sehingga kecelakaan. Motor beserta mahasiswa yang berada di atasnya terlempar hingga sekitar satu meter di depan rumah warga.

"Dua orang mahasiswa meninggal dunia, bernama Isma Nur Afi'ah (22) meninggal sesaat usai kejadian dan Agung Darmawan (21) pukul 23.20 Wita setelah dirujuk ke rumah sakit," jelas Irwan.

Jenazah kedua mahasiswa yang meninggal akibat kecelakaan itu sudah dibawa keluarga masing-masing. Isma Nur Afi'ah dibawa ke kampungnya di Takalar dan Agung Darmawan dibawa ke Bulukumba.

"Sudah dibawa ke kampungnya masing-masing tadi malam. Masih ada 3 mahasiswa di rumah sakit, 2 mahasiswa kemarin di puskesmas. Ada 2 mahasiswa cuman luka ringan," ujar Irwan.

Irwan menambahkan, polisi sudah mengamankan lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tunggal itu. Saat ini, polisi tidak mau berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan mau itu terjadi.

"Masih kita selidiki, laporan selanjutnya akan kami kabarkan setelah penyelidikan dilakukan," tutup Irwan.

 

3 dari 3 halaman

Kecelakaan Balap Liar, 2 Pemotor di Bekasi Terluka Parah

Sebelumnya, dua pemotor terluka parah akibat kecelakaan di Jalan Raya Baru Underpass, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kecelakaan diduga dipicu aksi balap liar yang berlangsung di sekitaran lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (16/2/2023) sekira pukul 21.15 WIB. Saat itu pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya, melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi, pelaku menabrak kendaraan sepeda motor Yamaha nopol B 4192 KGV yang dikendarai Minarjo (48). Kendaraan korban langsung oleng dan seketika menabrak pemotor lain bernama Yoseph (39) yang juga sedang melintas.

"Saudara Yoseph terpelanting membentur bagian body kendaraan pick up Suzuki Carry nopol B 9608 KAW," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi, Jumat (17/2/2023).

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.