Sukses

Ketua Umum Korpri: HUT ke-51 Jadi Momentum Membumikan Nilai Dasar ASN BerAKHLAK

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa kegiatan HUT ke-51 Korpri merupakan perpaduan dari kegiatan yang bertujuan untuk menguatkan pikiran, menguatkan batiniah, serta membumikan core value ASN BerAKHLAK.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada acara puncak HUT ke-51 Korpri yang berlangsung secara hybrid dihadiri 1.000 peserta daring melalui Zoom dan 6.000 ASN yang berasal dari semua kantor kementerian/lembaga hadir secara luring di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2022).

"Core value ASN BerAKHLAK, yakni budaya kerja Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai nilai dasar ASN. Ini harus kita sosialisasikan bersama dan terus menerus sampai terimplementasi secara penuh di jajaran ASN," ujarnya.

Sehubungan dengan core value ASN BerAKHLAK, pada kegiatan tersebut menghadirkan motivator kondang sekaligus Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian untuk memompa semangat ASN ke level yang lebih tinggi.

Kemudian, Zudan juga mengajak seluruh ASN anggota Korpri tetap menjaga keutuhan negara Republik Indonesia, yakni keutuhan dalam keberagaman.

"Berdasarkan UU ASN No. 5 Tahun 2014, Korpri mendapatkan penguatan secara nasional sebagai organisasi satu-satunya Korps Profesi ASN RI, yang disingkat: Korpri," kata Zudan.

Selain itu, ia juga menyinggung kegiatan Dewan Pengurus Korpri Nasional tahun pertama pada periode 2022-2027.

"Kegiatan Korpri mari kita fokuskan dalam 4 kegiatan besar. Pertama untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan digitalisasi birokrasi. Kedua, menguatkan ideologi dan karakter ASN. Ketiga, memberikan perlindungan karir dan bantuan hukum ASN, dan keempat meningkatkan kesejahteraan ASN," jelasnya.

Ia pun bertekad meningkatkan sistem kesejahteraan ASN dan pensiunan melalui fully funded secara konkret dan berkelanjutan.

"Fully funded maksudnya, sistem pembayaran pensiun dilakukan secara patungan antara PNS dan pemerintah. Besaran dana bisa ditentukan dan disesuaikan dengan jumlah gaji PNS yang diterima setiap bulan," jelasnya.

Dalam 4 tahun ke depan, lanjutnya, Korpri terus mendorong reformasi birokrasi melalui sistem pemerintahan berbasis elekronik.

"Kita akan terus berupaya mendigitalkan seluruh pekerjaan kita salah satunya dengan penerapan digital signature," pungkasnya.

Pada bagian akhir sambutannya, Zudan mengajak Pengurus Korpri agar peduli pada ASN yang tersangkut masalah hukum. Sekitar 200 Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Korpri dimintanya agar bersedia memberikan bantuan hukum yang diperlukan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Upacara Dipimpin Mendagri

Diketahui, Pembina Upacara HUT ke-51 Korpri dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dihadiri pula oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, Wakil Menteri KLHK Alue Dohong.

Turut mengundang juga Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, serta Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Selain para Menteri, hadir pula seluruh Sekretaris Jenderal Kementerian, Sekretaris Utama LPNK, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kementerian/LPNK, Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten dan Kota, dan seluruh anggota Korpri seluruh Indonesia baik hadir langsung ataupun secara virtual.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS