Sukses

Cinta Ditolak, Pria Tikam Ibu Rumah Tangga di Depok

Liputan6.com, Jakarta Ibu rumah tangga berinisial M mengalami luka pada bagian leher usai karena ditusuk pria di kediamannya di Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Ternyata, pelaku diduga kesal karena cintanya ditolak korban.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Tri Harijadi membenarkan penikaman terhadap ibu rumah tangga berinisial M itu.

Penusukan tersebut terjadi pada Selasa (20/9/2022). Akibat luka, korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan kini sudah kembali ke rumahnya.

"Sudah pulang dari rumah sakit, kami sedang mengejar pelaku," ujar Tri kepada awak media, Kamis (6/10/2022).

Usut punya usut, ternyata pelaku merupakan pria yang menyukai korban yang merupakan ibu rumah tangga. Hal ini berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh polisi. Namun, ketertarikan pelaku terhadap korban tidak mendapatkan respons, sehingga pelaku melakukan penikaman terhadap korban.

"Kami sudah membentuk tim gabungan dari Resmob Polres dan Opsnal Polsek," ucap Tri.

Tri mengungkapkan, Polsek Pancoran Mas sedang menyelidiki kediaman dan dugaan lokasi persembunyian pelaku. Namun pihaknya belum dapat mengetahui secara pasti tempat tinggal pelaku. 

"Infonya di sekitar Simpangan Depok namun kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam," ungkap Tri.

Selain itu, pelaku lihai dalam menghindari pengejaran petugas gabungan Polsek Pancoran Mas dan Polres Metro Depok. Pelaku kerap berganti nomor handphone berdasarkan profiling sementara yang diketahui petugas gabungan.

"Sepertinya pelaku berganti nomor handphone, saat ini nomornya tidak aktif,” terang Tri.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Berkenalan di Media Sosial

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial Facebook. Dari media sosial tersebut, pelaku dan korban saling kenal sehingga menimbulkan rasa suka pelaku terhadap korban.

Setelah melakukan komunikasi melalui media sosial, pelaku mendatangi korban di rumah kediamannya. Diduga pada pertemuan tersebut pelaku mengutarakan isi hatinya, namun tidak diterima korban sehingga pelaku kesal dan menikam korban pada bagian leher menggunakan senjata tajam.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.