Sukses

'Monster Kanibal' Penjual Daging Manusia Dieksekusi Mati

Perbuatan Zhang Yongming sungguh biadab dan tak manusiawi. Tidak hanya membunuh 11 orang, ia tega memotong-motong tubuh korbannya, memakannya, bahkan menjualnya di pasar. Menipu para pembeli dengan mengatakan, "itu daging burung unta".

Saat polisi menggerebek rumahnya, para petugas menemukan tempat tinggalnya mirip setting film horor. Bola mata yang dijadikan wine -- mirip anggur ular atau tokek. Juga dendeng daging manusia yang sedang dikeringkan.

Atas perbuatannya yang mengerikan, kalangan tetangga menjulukinya sebagai "monster kanibal".

Hukuman mati dirasa paling tepat untuk pria 57 tahun itu. Seperti dimuat Daily Mail, (10/1/2013), eksekusi telah dilaksanakan di barat daya Cina.

Eksekusi mati dilakukan Kamis waktu setempat, menyusul vonis mati yang diputuskan hakim Pengadilan Kunming Juli lalu, seperti yang dikabarkan Xinhua.

Salah satu tetangganya, kepada sebuah harian lokal mengaku pernah melihat tas hijau tergantung di rumah pelaku, berisi benda putih yang terlihat menonjol, yang ia yakin benar, itu tulang manusia.

Zhang yang memotong-motong korbannya untuk menutupi jejak kekejamannya, di masa lalu juga pernah dihukum dalam kasus pembunuhan. Tapi ia dibebaskan tahun 1997 lalu.

Soal hukuman mati, Cina adalah salah satu negara di dunia yang masih menerapkannya. Meski Pemerintah Beijing menolak mempublikasikan statistiknya, diyakini angka eksekusi mati di negeri itu adalah yang tertinggi di dunia.

Data Amnesty International memprediksi, ada 'ribuan' eksekusi mati tiap tahun.(Ein)

    Video Populer News

    Tutup Video