Intip Harga Saham BBCA Saat IHSG Anjlok 10% Hari Ini

Berikut pergerakan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok di atas 10%.

Diterbitkan 16 Oktober 2026, 11:12 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot signifikan pada perdagangan saham sesi pertama, Jumat (16/10/2026). Koreksi harga saham BBCA ini terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tertekan.

Mengutip data RTI saat dipantau pukul 10.58 WIB, harga saham BBCA melemah 14,40% menjadi Rp 5.200 per saham. Harga saham BBCA tertekan hingga menyentuh level terendah Rp 5.175, dan mengalami auto reject bawah (ARB). Sedangkan harga saham tertinggi di 5.825 per saham.Total frekuensi perdagangan saham mencapai 120.241 kali dengan volume perdagangan saham 9.708.163 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,1 triliun. Seiring koreksi harga saham BBCA yang terjadi mendorong kapitalisasi pasar saham menjadi Rp 641,03 triliun.

Sepanjang 2026, harga saham BBCA sempat menyentuh level terendah 8 Juni 2026 di kisaran Rp 4.850 per saham. Harga saham BBCA kemudian bangkit mencapai posisi Rp 6.275 per saham pada 17 Juni 2026.

Harga saham BBCA melemah di tengah koreksi IHSG yang signifikan. IHSG melemah setelah MSCI mengumumkan konsultasi mengenai potensi perubahan status pasar saham Indonesia menjadi Standalone Market dari Emerging Market.

Saat dipantau pukul 11.07 WIB, IHSG melemah 10,59% menjadi 5.241,72. IHSG berada di level tertinggi 5.404,50 dan terendah 5.193,22. Sebanyak 774 saham melemah sehingga menekan IHSG. 11 saham menguat dan tiga saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.246.724 kali dengan volume perdagangan saham 37,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,3 triliun.