Musibah Kecelakaan Kereta Terjadi Lagi

<I>KA Tawang Jaya bertabrakan dengan sebuah kereta barang di Batang, Jawa Tengah. Peristiwa itu mengakibatkan 13 orang tewas dan puluhan korban luka-luka.</I>

Diterbitkan 11 September 2000, 05:46 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Batang: Musibah kecelakaan kereta api kembali merenggut korban jiwa. Kali ini, Kereta Api kelas ekonomi Tawang Jaya jurusan Jakarta-Semarang bertabrakan dengan kereta barang dari Surabaya menuju Jakarta di lintasan Desa Labuhan Gringsing, Batang, Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi Ahad (10/9) kemarin itu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Sementara puluhan penumpang lainnya dikabarkan luka-luka.

Musibah itu terjadi saat kereta Tawang Jaya yang sarat penumpang tengah melaju dari arah Jakarta menuju Stasiun Semarang Tawang. Ketika melintas di jalur hutan kapuk milik Perusahaan Terbatas Perkebunan IX di Desa Labuan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pada saat yang sama juga meluncur kereta api barang dari Surabaya menuju Jakarta. Akhirnya, tabrakan antara kedua kereta api itu tak terhindarkan lagi.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Batang Superintendent Abdul Choliq, diperkirakan kecelakaan terjadi akibat kesalahan petugas perlintasan. Meski demikian, polisi masih melanjutkan penelitian guna memastikan penyebab kecelakaan yang sebenarnya beserta data para korban.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun SCTV, korban penumpang yang luka-luka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Kendal. Sementara lantaran sulitnya mencapai lokasi kejadian, upaya pengangkatan gerbong pun ikut terhambat. Alhasil pula, jalur kereta api melalui lintasan Utara akan terganggu. Buktinya, hingga Ahad malam gerbong yang terguling belum bisa diangkat, karena masih menunggu datangnya Kereta Api Ontoseno dari Cirebon untuk menarik kedua kereta tersebut.(BMI/Yudi Sutomo)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6