Sukses

Kamis 5 Agustus 2021, Empat Kali Gempa Getarkan Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Gempa kembali menggetarkan Indonesia pada hari ini, Kamis (5/8/2021). Hingga pukul 20.00 WIB, lindu tersebut 4 kali terjadi di Nusantara.

Dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id, gempa pertama terjadi dinihari tadi di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Lindu yang terjadi pada pukul 02:11:36 WIB itu berkekuatan magnitudo 5,1 dengan kedalaman 84 kilometer.

Kemudian siang hari pukul 06:46:50 WIB, gempa getarkan wilayah Buleleng, Provinsi Bali. Pusat gempa berada di darat 15 kilometer tenggara Buleleng.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang terjadi di Indonesia dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 7 halaman

Melonguane

Pada pukul 02:11:36 WIB, gempa pertama pada hari ini getarkan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Episenter gempa berada pada koordinat Lintang 4.86 dan Bujur 127.42. Lindu ini berkekuatan magnitudo 5,1 dengan kedalaman 84 kilometer.

Pusat gempa berada 126 kilometer timur laut Melonguane.

 

3 dari 7 halaman

Buleleng

Lalu pada pukul 06:46:50 WIB, gempa wilayah Buleleng, Provinsi Bali. Lindu tersebut bermagnitudo 3,6 dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa berada di darat 15 kilometer tenggara Buleleng.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 8.12 Lintang Selatan (LS)-115.23 Bujur Timur (BT).

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Kintamani, Karangasem, dan Buleleng.

 

4 dari 7 halaman

Larantuka

Wilayah Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga turut didatangi gempa hari ini pada pukul 12:06:06 WIB.

Episenter gempa berada pada koordinat Lintang -7.77 dan Bujur 122.83. Pusat gempa berada di darat 62 kilometer barat laut Larantuka.

Lindu tersebut berkekuatan magnitudo 5,6 dengan kedalaman 540 kilometer.

 

5 dari 7 halaman

Tarakan

Sore hari pukul 16:46:09 WIB, gempa menggetarkan wilayah Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Pusat gempa berada di darat 47 kilometer timur laut Tarakan. BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Bulungan serta MMI III di Tarakan.

Gempa ini berkekuatan magnitudo 4,4 dengan kedalaman 5 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 3.75 Lintang Utara (LU)-117.76 Bujur Timur (BT).

6 dari 7 halaman

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya. 

7 dari 7 halaman

Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya?

  • Gempa adalah peristiwa bergetar atau bergoncangnya bumi karena pergerakan atau pergeseran lapisan batuan pada kulit bumi secara tiba‐tiba.
    Gempa
  • BMKG adalah singkatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika yang berstatus Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPN).
    BMKG
  • Gempa Hari Ini
  • Gempa Bumi