Sukses

Covid-19 Makin Menggila, RS Rujukan di Jakarta Bakal Ditambah Menjadi 140 Unit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyatakan bed occupancy rate di rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta masih mencapai angka 90% per Rabu (23/6/2021) pukul 07.00 WIB. Riza menambahkan, hal itu diperparah dengan ketersediaan ruang ICU yang juga mencapai 80%.

"Dengan data tersebut, Pemprov DKI dengan pemerintah pusat kami rapat dengan Pak Menkes. Kita ingin meningkatkan jumlah rumah sakit rujukan Covid-19 yang sebelumnya 106 menjadi 140 unit, kata Riza dalam keterangannya kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Riza melanjutkan, peningkatkan kapasitas ruang dan meningkatkan jumlah ketersediaan tempat tidur melalui penambahan unit rumah sakit rujukan akan dilakukan dari rumah sakit vertikal, rumah sakit swasta, rumah sakit BUMN, dan rumah sakit pemerintah pusat.

"Pak Menkes membantu agar rumah sakit di Jakarta dan Botabek juga akan diubah menjadi rumah sakit rujukan yang tersedia tempat tidurnya dan presentasenya akan ditingkatkan," sambung dia.

 

2 dari 4 halaman

Siapkan Ruang Isolasi Mandiri

Selain menambah unit rumah sakit rujukan, Riza mengungkap, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan ruang-ruang isolasi mandiri, seperti di Wisma Graha Taman Mini, Rusun Nagrak, dan gelanggang olah raga.

"Kami siapkan 9.084 tempat tidur yang kami siapkan untuk isolasi mandiri. Bahkan, Pemerintah Pusat ke depan wisma atlet yang dipakai untuk pasien Covid-19, sedang atau tempat tak bergejala kita usulkan dijadikan rumah sakit darurat," Riza menandaskan.

 

3 dari 4 halaman

Saksikan Video Piliihan Berikut Ini:

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: