Sukses

Dishub DKI: Penumpang Kendaraan AKAP Turun 44 Persen Saat PSBB

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kendaraan umum antarkota terjadi penurunan sebanyak 22 persen selama PSBB dilakukan di Ibu Kota.

"Penumpang antarkota antarprovinsi (AKAP) turunnya 44 persen, cukup signifikan turunnya seminggu kemarin," ujar Syafrin dilansir Antara, Senin (21/9/2020).

Jakarta kembali memasuki masa PSBB sejak Senin (14/9/2020) dan di bidang transportasi ada pembatasan jumlah penumpang dalam kendaraan baik pribadi dan umum yang diatur dalam SK Kadishub 156/2020.

Untuk kendaraan umum selain diwajibkan penumpang dan sopirnya menggunakan masker, pembatasan kapasitas sebanyak 50 persen diterapkan.

Tidak lupa sanksi progresif juga turut berlaku bagi pelanggar aturan PSBB di sektor transportasi.

 

 

2 dari 3 halaman

Volume Kendaraan Turun

Selama sepekan PSBB Jakarta terjadi penurunan yang fluktuatif pada volume kendaraan masuk ke Ibu Kota mulai dari 5 persen hingga 19 persen.

"Hasil evaluasi kami untuk volume lalu lintas, terjadi penurunan jumlah kendaraan bermotor, memang fluktuatif lima sampai 19 persen selama seminggu," ujar Syafrin dilansir Antara, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2020).

Meski terjadi penurunan volume kendaraan namun hanya sedikit terjadi peningkatan kecepatan lalu lintas.

"Kecepatan lalu lintas memang ada peningkatan juga, tetapi memang tidak begitu signifikan, sekitar 2-3 persen," ujar Syafrin.

Dari kendaraan yang masuk ke Jakarta, kendaraan bermotor roda dua merupakan kendaraan yang mendominasi dibanding kendaraan bermotor roda empat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: