Sukses

Top 3 News: Sekda DKI Saefullah Dimakamkan di Tanah Wakaf Keluarga

Liputan6.com, Jakarta Top 3 News hari ini, duka cita mendalam kini tengah dirasakan segenap jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pasalnya Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah telah tutup usia karena terpapar Covid-19.

Saefullah meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Rabu, 16 September kemarin, sekitar pukul 12.55 WIB. Pemakaman wakaf keluarga, Jalan Sungai Kendal Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara kini menjadi tempat peristirahatan abadi baginya.

Kabar kepergian Sekda DKI Saefullah pertama kali diinformasikan oleh Gubernur DKI jJakarta Anies Baswedan di akun Instagramnya. Sebelumnya Anies sempat meminta seluruh jajarannya untuk mendoakan Saefullah yang tengah berjuang melawan virus Corona.

Ucapan doa dan turut berbelasungkawa atas kepergian Sekda DKI Saefullah hingga kini terus mengalir dari sejumlah tokoh negeri. Salah satunya dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Jokowi pernah bekerja sama dengan Saefullah saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta 2012-2014.

Ucapan duka juga datang dari mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Di matanya, almarhum dikenang sebagai sosok yang rajin dalam bekerja.  

Sementara itu, Anies pun juga mengenang sosok Saefullah sebagai pekerja keras dan pribadi yang baik. Saat bertemu terakhir kalinya dengan almarhum, Senin pekan lalu, Saefullah mengeluh sakit lambung.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Rabu, 16 September 2020:

2 dari 5 halaman

1. Positif Covid-19, Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia

Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Innalillahi wa inna ilaihi roojiun... Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi shaleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja bersama kita telah dipanggil pulang ke rahmatullah. Bapak Saefullah wafat pukul 12.55 di RSPAD-GS," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Rabu (16/9/2020).

Anies meminta agar didoakan dan segera dilakukan salat gaib untuk almarhum Saefullah.

"Mohon doakan. Bagi semua, segera ambil air wudu dan siang ini kita semua selenggarakan salat gaib untuk almarhum," ujarnya.

Sebelumnya Saefullah disebut positif Covid-19.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Perjalanan Sekda DKI Saefullah Positif Covid-19, Dirawat, hingga Meninggal

Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia hari ini, Rabu (16/9/2020).

Sebelum meninggal dunia, Sekda Saefullah sudah sempat dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Kala itu, kabar dibenarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies mengabarkan Sekda Saefullah dan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto positif Covid-19. 

Usai dinyatakan positif, Saefullah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Namun, kondisinya kritis hingga akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya, Anies bahkan sempat menunjuk Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Sri Haryati sebagai pelaksana tugas harian (Plh) Sekretaris Daerah DKI. 

Hal tersebut teruang dalam Surat Perintah Tugas Nomor 340/-082.74. Surat tersebut ditandatangani oleh Anies pada 14 September 2020.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Di Pertemuan Terakhir, Anies Sebut Sekda DKI Saefullah Mengeluh Sakit Lambung

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah sebagai sosok yang sangat baik dan pekerja keras.

"Pak Saefullah pekerja keras bekerja sampai jam 1 pagi, kita sama-sama, jam 5 sudah di tempat kerja lagi. Kita semua dengan saya, beliau jauh senior hadir, stamina luar biasa, semangat luar biasa. Putra Betawi patut dibanggakan,” kata Anies dalam wawancara daring, Rabu (16/9/2020).

Mewakili warga DKI Jakarta, Anies mengaku kehilangan sosok Sekda yang pekerja keras. "Kita benar-benar kehilangan putra betawi," ujarnya.

Anies menyatakan, terakhir bertemu Saefullah pada Senin pekan lalu. Saat itu, Saefullah pertama kalinya mengeluh sakit lambung.

"Saya ketemu Pak Sekda setiap hari, berjumpa Senin minggu lalu, pulang sakit mengeluh asam lambung. Belum pernah pengalaman saya di DKI Pak Sekda pulang karena sakit, pamit karena sakit itu," ucapnya.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: