Kapolri: Ada Barang Bukti KTP Berinisial MF

Polisi memastikan, KTP yang ditemukan tak jauh dari lokasi ledakan berinisial MF. Polisi juga sudah memeriksa puluhan saksi kunci tragedi yang menewaskan ratusan korban itu.

Diterbitkan 16 Oktober 2002, 02:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Pelan tapi pasti, polisi mulai menguak beberapa bukti yang terkait peledakan bom di Legian, Bali. Yang terbaru, polisi bisa memastikan kartu tanda penduduk yang ditemukan di lokasi kejadian, dengan inisial MF. "Dia orang Indonesia. Keluarga MF juga sudah dimintai keterangan," kata Kepala Polri Jenderal Polisi Da`i Bachtiar di Wisma Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10) pagi.

Kapolri menjelaskan, KTP ditemukan tak jauh dari mobil yang diduga menjadi tempat penyimpanan bom. Namun ia belum berani memastikan MF pelaku peledakan atau korban. Sebab, hingga kini polisi belum bisa melacak keberadaan MF. "Polisi sudah mencari MF hingga ke Malang dan Lombok Timur, namun dia belum ditemukan" kata dia.

Sedangkan menyoal jenis bom, Da`i mengatakan, kemungkinan memang mengandung unsur C-4 high explosive [baca: Amien Rais: Pelaku Peledakan Bali Biadab]. Menurut dia, bom jenis ini sama dengan kasus peledakan di Kedutaan Besar Filipina pada 2000. Kendati begitu, Da`i tak merinci kaitan kedua peristiwa tersebut.

Tak hanya kedua bukti tadi, polisi pun sudah memeriksa beberapa saksi kunci, di antaranya dua anggota satuan pengamanan Sari Club. Namun polisi masih mengurung ketat kedua satpam itu [baca: Penyelidikan Kasus Bali di Bawah Koordinasi Polri]. Tak ada seorang pun boleh menemui mereka. "Yang pasti, satu di antaranya adalah prajurit polisi," kata juru bicara Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Polisi Saleh Saaf.

Informasi yang dikumpulkan SCTV, Sari Club memang dijaga empat satpam. Mereka adalah John Dago dari Sasana Mirah Boxing, Sersan Satu Destria Bimo Adiwibowo, anggota Detasemen Polisi Militer Komando Daerah Militer Udayana, kemudian Ali dan seorang prajurit polisi. Destria tewas dengan luka menganga di belakang kepala. John Dago terluka di kaki dan kini dirawat di Rumah Sakit Sanglah. Sedangkan Ali dilaporkan masih hidup. Nah, tinggal anggota polisi tadi yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6