Sukses

Tebak-tebakan di Tengah Wabah Corona, Orangutan Mandi Tidak Ya?

Liputan6.com, Jakarta - Lupakan sejenak tentang angka statistik wabah Corona di Indonesia. Sembari tetap di rumah, mari main tebak-tebakan.

Tebak-tebakan ini berkaitan dengan siaran langsung dari Taman Margasatwa Ragunan yang menayangkan aktivitas dua orangutan Sumatera, Ratna dan Dio dari akun Instagram @ragunanzoo, Minggu (31/5/2020).

Selain menghibur, siaran langsung itu juga menyampaikan sejumlah informasi seputar orangutan loh.

Azizah, perawat orang utan mengatakan, saat ini Taman Margasatwa Ragunan menampung puluhan ekor orangutan. Selama masa pandemi Covid-19, ia memastikan pakan orangutan terpenuhi.

Pakan orangutan adalah buah-buahan dan sayur-sayuran.

"Jadi bukan hanya pisang saja. Orangutan juga suka buah-buahan lainnya," kata Azizah saat live Instagram untuk menghibur masyarakat di tengah wabah Corona.

Masih dalam rangka lebaran 1441 Hijriah, Ratna dan Dio diberikan ketupat spesial. Dio yang berusia 7 tahun memakan ketupat yang tergantung di rantai-rantai dan pepohonan.

Azizah menuturkan isi ketupat tersebut adalah kismis, kurma, dan kacang-kacangan. Sementara Ratna, ibu dari Dio, yang berusia 22 tahun juga terlihat lahap memakan ketupat spesial itu.

Azizah kemudian menerangkan, ketika petugas bersih-bersih kandang orangutan, harus hati-hati. Sebab, orangutan juga memiliki rasa stres dan risih jika ada manusia beraktivitas di dekatnya.

"Kita ada SOP-nya kalau bersihin kandang orangutan itu. Orangutannya dipindah ke kandang sementara, selesai dibersihkan kita pindahin lagi" terang Azizah yang mendapat antusiasme warga cukup tinggi di tengah pandemi Corona.

 

2 dari 4 halaman

Apakah Orangutan Mandi?

Warganet yang menyaksikan kemudian penasaran apakah orangutan suka mandi?

Menurut Azizah, orangutan tidak pernah mandi. Hanya saja, tiap kali kandang dibersihkan sesekali orangutan disemprot air menggunakan selang.

Azizah kemudian menjelaskan perbedaan ciri fisik orangutan jantan Kalimantan dan Sumatera.

Untuk orangutan jantan Kalimantan bentuk pipinya melebar ke samping, sementara orang utan jantan Sumatera menggelambir ke bawah. Perbedaan fisik lainnya ada pada bulu.

Orangutan Sumatera memiliki bulu berwarna terang sedangkan Kalimantan cenderung lebih gelap. Postur badan orangutan Sumatera lebih kecil dibanding Kalimantan.

 

3 dari 4 halaman

Masa Bunting dan Usia Orangutan

Informasi lain yang disampaikan Azizah adalah masa bunting orangutan hampir sama dengan manusia yakni 8,5 bulan.

"Dan orangutan hanya mengandung 1 ekor bayi orangutan. Jarang sekali kami menemukan orangutan mengandung bayi orangutan kembar," ujarnya.

Lebih lanjut, masa hidup orangutan rata-rata 40-50 tahun jika hidup di alam liar.

"Kalau di alam liar masa hidup orang utan bisa 40 sampai 50 tahun, kalau di penangkaran bisa lebih lama, sekitar 55 tahun karena orang utan tidak terancam dari perburuan satwa liar, pembebasan lahan dan ancaman-ancaman lainnya," jelas Azizah.

 

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: