Jubir: Jabodetabek Episentrum Corona, Wapres Minta Harus Segera Ditangani

Dia mengatakan, Wapres meminta ada data-data yang komprehensif mengenai masalah ekonomi masyarakat, terutama warga tidak mampu saat diberlakukan PSBB.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap bisa segera menyelesaikan pandemi virus Corona atau Covid-19 ini. Salah satu caranya, mengontrol wilayah Jabodetabek dari penyebaran virus tersebut.

Ma'ruf pun berkeinginan penyebaran di Jabodetabek ini bisa diselesaikan secara baik. Karenanya sepakat dengan usulan daerah-daerah sekitar DKI, melakukan PSBB, sebagaimana pada rapat dengan Gubernur DKI, Banten, Jabar, Kepala BNPT, dan Jubir Covid-19 pada Selasa 7 April 2020.

"Ya kalau Wapres kan sederhana ya. Bagaimana supaya pemerintah pusat bersama pemerintah yang bertanggung jawab pada Jabodetabek itu bisa segera mengatasi ini dengan cepat baik, efisien, karena apa? Karena Jabodetabek kan episentrumnya," ucap Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi kepada Liputan6.com, Rabu (8/4/2020).

Sehingga, jika ini ditangani dengan baik, sebagian masalah bisa diselesaikan."Itulah maka Wapres itu mengambil langkah, berinisiatif untuk membantu gimana baiknya ini segera," jelas Masduki.

Dia mengatakan, Wapres meminta ada data-data yang komprehensif mengenai masalah ekonomi masyarakat, terutama warga tidak mampu saat diberlakukan PSBB saat pandemi Corona.

"Jangan sampai tumpang tindih. Misalnya, jadi semacam ada double account. Sudah dapat dari sini, dapat lagi dari sini. Sementara yang lain ada yang tidak dapat, itu sudah diwanti-wanti oleh Wapres," ungkap Masduki.

Menurut dia, yang paling pokok itu sebenarnya justru agar bantuan-bantuan ini akan segera diluncurkan selama 3 bulan berturut-turut.

"Misalnya lebih cepat lebih baik, dan harapan Wapres kepada Mensos dan perangkat terkait di Kementerian itu supaya bisa segera jalan itu," kata Masduki.

"Intinya ya itu tadi ya, Pak Wapres dalam membantu Presiden, bukan ambil langkah sendiri," pungkas dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB

Sebelumnya, 5 daerah di Jawa Barat seperti Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Bogor sepakat mengajukan PSBB.

Hal ini disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan lima kepala daerah tersebut dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, melalui video conference, Selasa 7 April malam kemarin.

Menurutnya, usai rapat dengan Wapres Ma'ruf Amin, yang menyepakati bahwa Jabodetabek itu akan dihitung sebagai satu unit kesatuan zona.

"Maka apapun yang dilakukan DKI Jakarta, Bodebek harus melakukan hal yang sama," kata pria yang akrab disapa Kang Emil.

Menurutnya, Wapres menyepakati agar kota-kota di Jabar dan Banten yang masuk Jabodetabek, agar memberlakukan PSBB.

"Pak Wapres menyepakati agar kota-kota di Jabar dan Banten yang masuk Jabodetabek untuk mengajukan PSBB karena waktunya bersamaan bisa dikoordinasikan oleh gubernurnya," jelas Kang Emil.

"PSBB seperti lockdown tapi banyak pengecualian misalnya semua urusan logistik tidak boleh berhenti jadi pasar masih buka, transportasi logistik masih jalan, jadi fleksibilitasnya masih tinggi," lanjut dia.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Ma'ruf Amin merupakan ulama yang digandeng Jokowi untuk menjadi cawapres dalam Pemilihan Presiden 2019.
    Ma'ruf Amin merupakan ulama yang digandeng Jokowi untuk menjadi cawapres dalam Pemilihan Presiden 2019.
    Ma'ruf Amin
  • liputan6
    Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.
    Corona
  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19