Sukses

Anies Terima Bantuan Senilai Rp 4,327 Miliar dari Liga Muslim Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Liga Muslim Dunia (Muslim World League) memberi bantuan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menangani wabah Corona. Bantuan senilai Rp 4,327 miliar tersebut diserahkan oleh Director World Moslem League Office di Jakarta Fahd bin Muhammad Sanad al Harbi.

"Beliau menyampaikan bentuk dukungan diberikan dalam bentuk bantuan senilai Rp 4,327 miliar," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Balai Kota, Jumat (3/4/2020).

Bantuan itu, secara khusus akan diperuntukkan bagi tenaga medis yang bertugas dalam penanganan virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta. Bantuan akan diserahkan langsung kepada manajemen Hotel Grand Cempaka.

"Diberikan kepada PT Jakarta Tourisindo sebagai pengelola tempat tinggal bagi tenaga medis. Jadi dukungannya bagaimana kita bisa men-support tenaga medis. Nanti diserahkan langsung kepada pengelola Hotel Grand Cempaka untuk nantinya dimafaatkan bagi tenaga medis kita" imbuhnya.

Dengan demikian, pihak hotel dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk keperluan tenaga medis yang menangani Covid-19 di Jakarta.

"Saya sampaikan terima kasih secara khusus kepada Sekjen Liga Muslim Dunia atas dukungan perhatiannya dan diwujudkan secara nyata," jelas Anies.

Anies menambahkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta, Liga Muslim Dunia, dan Dewan Masjid Indonesia sedang bersama-sama mengerjakan sebuah proyek besar, yakni membangun museum Nabi Muhammad SAW.

"Nah dalam proses itu kami banyak bekerja bersama. Jadi ketika terjadi wabah Covid-19 (Corona) ini mereka memutuskan untuk mendukung dan kami apresiasi," tandas Anies.

2 dari 3 halaman

Anies: Perang Melawan Covid 19 Masih Panjang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, butuh kerja sama semua pihak untuk menanggulangi Covid-19. Sebab, menurut dia, proses penyebaran juga upaya penanggulangan Covid-19 bisa berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

"Ini masih panjang. Ini bukan sprint, ini maraton,” kata Anies ketika menerima bantuan dari Kadin Indonesia, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Dalam situasi seperti sekarang, tegas dia, yang dibutuhkan adalah tindakan cepat oleh pemangku kebijakan.

"Dan kita semua pokoknya dalam situasi seperti ini yang penting adalah action-nya terlaksana. Birokrasi mengikuti kemudian. Regulasi dan lain-lain," ujar dia.

Menurut Anies, baik pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan elemen yang ada di garda terdepan dalam perang melawan Covid-19. Upaya pencegahan oleh garda terdepan ini harus dijalankan sungguh-sungguh. Dengan demikian kerja-kerja tenaga medis dapat dibantu, bukan malah diberikan beban yang makin besar.

“Yang garda terdepan dalam menghadapi kita semua adalah kita yang bisa menjaga. Pertahanan terakhirnya adalah teman-teman medis. Teman-teman medis itu bekerja luar biasa kalau pertahanan depannya bobol makin banyak yang harus dirawat. Makin besar bebannya," ujar Anies Baswedan.

 

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: