MUI Minta Masyarakat Bantu Jemaah yang di Karantina Terkait Corona di Masjid Kebon Jeruk

Anwar menjelaskan, kejadian ini bermula ditemukan tiga orang yang diduga positif Corona dari 300 jemaah tabligh yang sebagian besar berasal dari luar negeri itu.

Diterbitkan 28 Maret 2020, 15:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen MUI KH Anwar Abbas meminta masyarakat dan pemerintah daerah DKI Jakarta untuk membantu jemaah tabligh yang tengah di karantina di Masjid Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Jelas lah kita harus membantu mereka yang sedang di karantina, mereka kan gak bisa keluar," kata Anwar Abbas saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (28/3/2020).

Anwar menjelaskan, kejadian ini bermula ditemukan tiga orang yang diduga positif Corona dari 300 jemaah tabligh yang sebagian besar berasal dari luar negeri itu.

Hal ini membuat otoritasi setempat melakukan isolasi terhadap ratusan jemaah tersebut. Demi menghindari penyebaran virus Corona yang lebih luas.

"Dan apa yang dilakukan itu udah benar itu, dikarantina," ungkapnya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sering ke Daerah Lain

Abbas menceritakan bahwa ratusan jemaah tabligh itu memang kerap melakukan khuruj (keluar) atau meluangkan waktu untuk secara total berdakwah ke daerah lain.

"Misalnya saya di Ciputat ya lalu saya ke masjid di Bogor, ke masjid di Australia itu khuruj namanya," beber dia.

Saat ini para jemaah masih berada di masjid. Dibutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk kebutuhan logistik mereka selama 14 hari menjalani masa karantina.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6