Sukses

Sangat Mudah, Ini Syarat Pergantian Dokumen Kependudukan Korban Banjir

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri jemput bola ganti dokumen kependudukan korban banjir. Salah satunya di Kemang, Jakarta Selatan. Abdul Haris, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kelurahan Bangka, Kemang, mengatakan pihaknya menerima laporan warga yang dokumen pribadi dan surat pentingnya rusak akibat terjangan banjir.

Karenanya, mulai hari ini pihaknya membuka layanan keliling administrasi kependudukan Disdukcapil Kelurahan Bangka untuk merestorasi dokumen-dokumen tersebut.

"Kami turunkan layanan masyarakat yang terkena musibah banjir. Sejumlah warga RT 3 RW 2 Kemang Selatan XA menyerahkan dokumen-dokumen penting mereka seperti KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran yang rusak terendam banjir," kata Abdul di lokasi lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (4/1/2020).

Abdul mengatakan, pendataan dilakukan hingga Disdukcapil Kelurahan Bangka dapat mengganti seluruh dokumen yang rusak milik warga akibat banjir. Menurut Abdul, arahan ini langsung diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Perintah dari Kemendagri ada juga surat edaran dari Kepala Dinas Disdukcapil DKI Jakarta tentang penggantian dokumen korban banjir," jelas dia.

Abdul melanjutkan, tidak ada syarat sulit untuk mendapatkan restorasi dokumen dan surat berharga. Warga hanya diminta menyebutkan nama dan Nomor Induk Keluarga saja.

2 dari 3 halaman

Diharapkan Dimanfaatkan Warga

Abdul pun berpesan, kepada warga yang terkena banjir, agar segera memanfaatkan layanan mobil administrasi disdukcapil ini. Khususnya untuk Kelurahan Bangka mobil akan berkeliling setiap hari.

"Kita imbau buat warga yang saat ini ada di lokasi rumahnya untuk segera merapat ke kita kalau hari ini sibuk masih ada urusan hubungi Pak RT nanti didata oleh Pak RT nanti Pak RT akan berkoordinasi dengan perugas kita yanh ada di kelurahan Bangka," Abdul menandasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: