Sukses

Berdayakan 200 Relawan Covid-19, Uhamka Raih Penghargaan LLDIKTI 

Liputan6.com, Jakarta - Kebijakan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggalang sejumlah relawan Covid-19 mendapatkan apresiasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III. LLDIKTI memberikan atas kontribusi tersebut.

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Agus Setyo Budi mengucapkan terimakasih kepada seluruh perguruan tinggi di lingkungan kerjanya yang telah bekerja keras dalam melakukan inovasi sebagai bentuk kontribusi untuk bangsa.

Kategori yang diberikan LLDIKTI dalam penghargaan ini ada 4 kategori, yaitu, kategori Perguruan Tinggi yang menghasilkan inovasi dan produk kesehatan selama pandemi Covid-19, kategori Perguruan Tinggi yang berkontribusi dalam kegiatan kerelawanan selama pandemi Covid-19, kategori Perguruan Tinggi Peraih QS World University Rangkingsdan penghargaan untuk rumah sakit yang telah bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah III dalam kegiatan tes rapid dan swab.

"Syukur Alhamdulillah pimpinan-pimpinan perguruan tinggi lebih produktif di tengah pandemi Covid-19, dibuktikan inovasi dan publikasi yang dihasilkan. Selamat kepada perguruan tinggi yang telah berupaya menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna” kata Agus, Selasa (30/6/2020).

Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro mengatakan, pihaknya mengapresiasi LLDIKTI wilayah III yang sudah memberikan penghargaan kontribusi kegiatan kerelawanan kepada kampus yang ada di wilayah III.

"Tentu penghargaan ini akan menjadi semangat kita bersama untuk melawan Covid-19,” kata Gunawan.

2 dari 2 halaman

Terus Bergerak

Sekretaris Uhamka Emaridial Ulza menambahkan, pihaknya terus semangat dengan 200 relawan UUhamka yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa tergabung dalam komunitas Al Maun untuk bergerak.

"Kami tidak akan berhenti sampai disini karena Uhamka bukan hanya sekedar kampus yang berbicara tentang kuliah saja, tapi ada peradaban yang diwariskan oleh KH Ahmad Dahlan dan buya Hamka," kata di

Seperti diketahui, 200 Relawan komunitas Al Maun Uhamka pada 25 Juni 2020 berhasil mengumpulkan dana Rp 2.6 miliar. Dana tersebut sudah digunakan untuk membantu 20 ribu kepala Keluarga dan tenaga medis yang tersebar di Jabodetabek dan besar kemungkinan terus bertambah karena para relawan sampai saat ini masih terus bergerak.