Sukses

Pertama Kali Terjadi, Kekerasan Renggut Nyawa Gadis Baduy

Liputan6.com, Badui - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan gadis remaja yang masih berusia 13 tahun di tanah Ulayat Baduy Luar, cukup menghebohkan warga Badui. Hal tersebut dikarenakan dalam sejarah, kekerasan baru pertama kali terjadi.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (8/9/2019), selama ini suku Badui hidup dengan tenang dan tenteram, jauh dari dunia kekerasan.

Korban SW tewas mengenaskan di gubug tengah ladang milik ayahnya sendiri. SW meregang nyawa setelah dianiaya dengan senjata tajam dan diperkosa oleh tiga pemuda yang salah satunya masih di bawah umur.

Mereka adalah AM (19), AR (15), dan MF (19), warga Desa Nagayati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.  

Saat kejadian, korban tengah menginap di gubuk di tengah pertanian keluarganya. Para tersangka yang sering melintas di perkebunan itu awalnya berencana hanya akan memperkosa korban dengan dalih meminjam golok kepada korban.

Namun korban, yang berteriak minta tolong membuat ketiga tersangka panik dan berusaha menganiaya korban.  

Korban yang membela diri sempat menangkis sabetan golok dengan tangannya tetapi tangan kanannya putus. Korban yang bersimbah darah akhirnya diperkosa dalam keadaan tak bernyawa.