Anak-anak Sebaiknya Tak Lihat Jenazah Korban

Kooridinator Himpsi Jaya, Mira Rumeser menjelaskan, larangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari dampak buruk bagi kondisi mental anak, terutama dampak trauma.

Diterbitkan 22 Mei 2012, 14:42 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Himpunan Psikolog Indonesia Jaya (Himpsi Jaya) mengimbau agar keluarga korban Sukhoi Superjet 100 tidak mengajak anak-anak mereka saat melihat jenazah korban. Keluarga diperbolehkan langsung melihat jenazah di RS Pusat Polri Said Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur.

Kooridinator Himpsi Jaya Mira Rumeser menjelaskan, larangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari dampak buruk bagi kondisi mental anak, terutama dampak trauma.

"Kami mengimbau agar anak-anak tidak ikut melihat keadaan jenazah ini. Hal ini lantaran dapat berpengaruh pada keadaan psikis anak setelah melihat hal seperti itu," ujar Mira kepada wartawan di RS Pusat Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (22/5).

Efek buruk tersebut bagi anak, menurut Mira, dapat menyebabkan anak sulit berpikir, sulit tidur, dan sulit makan. "Efeknya apabila memaksakan dan tidak kuat melihat seperti itu akan tidak bisa tidur, tidak bisa makan dan tidak bisa berpikir jernih," ujarnya mencontohkan. (ALI/MEL)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6