PODCAST: Sisi Lain Detik-Detik Proklamasi

Kala itu, 17 Agustus 1945, umat Islam tengah menjalankan puasa Ramadan.

Diterbitkan 17 Agustus 2019, 06:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Azan subuh belum terdengar, Sukarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Subardjo bergegas mengambil makan dan minuman untuk sahur. Kala itu, 17 Agustus 1945, umat Islam tengah menjalankan puasa Ramadan.

Mereka baru bisa bernapas lega dan menyantap sahur, setelah naskah Proklamasi selesai dirumuskan di rumah Laksamana Maeda, petinggi Angkatan Laut Jepang, di sebuah jalan yang kini bernama Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sementara teks ditik, kami menggunakan kesempatan untuk mengambil makanan dan minuman dari ruang dapur...waktu hampir habis untuk ber-saur..." kenang Subardjo dalam buku Lahirnya Republik Indonesia.

Sayuti Melik lah yang mengetik naskah tersebut.

Berikut cerita lengkapnya:

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6