Fokus, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri masih mendalami kasus dugaan kebocoran data E-KTP dan kartu keluarga yang diperjualbelikan di media sosial. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, telah melaporkan kasus jual-beli data E-ktp dan kartu keluarga itu ke Bareskrim Polri.
Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (31/7/2019), Tjahjo memastikan data di dukcapil aman, termasuk MOU dengan sejumlah lembaga perbankan.
Namun, Tjahjo mengakui ada oknum-oknum masyarakat yang menggunakan media lain mengakses. Dia berharap polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut. (Rio Audhitama Sihombing)Â
Advertisement
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1272603/original/036011000_1466676045-tjahjo_kumolo.jpg)