Sukses

Gempa Kembali Guncang Indonesia di 5 Wilayah Ini

Liputan6.com, Jakarta - Usai tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu, beberapa wilayah di Indonesia kerap digoyang gempa.

Bahkan, pada awal tahun 2019, gempa menggoyang Indonesia, seperti di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Lombok Utara, dan Pangandaran, Jawa Barat.

Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 3 hingga 5 dan pada waktu yang berbeda-beda. Meski begitu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Pada Senin, 7 Januari 2019 dini hari, tiga gempa dengan kekuatan magnitudo berbeda menggoyang wilayah Tanah Air. Gempa pertama di Halmahera Barat diikuti gempa kedua dengan kekuatan magnitudo 5 sekitar pukul 01.18 WIB.

Selain Halmahera Barat, gempa juga menggoyang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Gempa bermagnitudo 5,1 itu terjadi sekitar pukul 01.25 WIB.

Rupanya, gempa masih terus terjadi di beberapa wilayah Indonesia lainnya. Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Selain itu, gempa juga terjadi di Bangkinang, Riau dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Berikut 5 gempa yang kembali goyang beberapa wilayah Indonesia dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 7 halaman

1. Halmahera Utara

Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Senin, 7 Januari 2019 pukul 01.27 Wita.

Tak hanya di Maluku Utara, guncangan gempa ini terasa hingga Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kejadian ini bahkan membuat panik warga.

Warga Manado yang merasakan gempa tersebut menjadi panik dan berhamburan keluar rumah. Pantauan Liputan6.com, di kawasan Boulevard, warga yang menginap di hotel ikut panik dan berlari keluar ruangan untuk mencari tempat yang aman.

Bahkan, ada yang menggunakan pakaian seadanya ikut berlari keluar dari hotel demi menyelamatkan diri.

"Gempa tadi cukup kuat, kami sementara tidur karena merasakan gempa langsung lari keluar ruangan ikut tangga darurat," kata Jimmy.

Akibat gempa tektonik dengan Magnitudo 6,5 selain membuat panik tamu hotel, juga ada tamu yang langsung check out dan membawa serta barang mereka untuk menjauh dari Boulevard. Diketahui, kawasan Boulevard merupakan wilayah reklamasi pantai Manado.

"Kami trauma dengan gempa apalagi dekat pantai jadi cari tempat aman dulu," ujar Erni sambil terburu-buru.

Hingga saat ini gempa susulan masih terjadi, tetapi intensitasnya menurun.

 

3 dari 7 halaman

2. Nusa Tenggara Timur

Gempa bumi Magnitudo 5,0 mengguncang Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin, 7 Januari 2019 pukul 10.48.31 WIT.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan Magnitudo 5, yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Magnitudo 4,9.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,13 LS dan 119,87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km arah utara Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 45 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," katanya.

Dia menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Laut Flores ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar oblique.

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Labuan Bajo dan Bima dalam skala intensitas II-III MMI, dan di daerah Ruteng pada skala I-II MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

"Hingga pukul 11.13 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," tandasnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

4 dari 7 halaman

3. Riau

Bangkinang, ibu kota Kabupaten Kampar, Riau diguncang gempa tak biasa pada Sabtu, 5 Januari 2019 pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya dua guncangan magnitudo 3,9 dan 3,7.

Gempa ini dibilang tak biasa karena Bangkinang sangat jauh dari laut lepas dan tidak ada pegunungan di Riau. Laut yang dekat dengan Riau adalah Selat Malaka dan sudah masuk kabupaten lain, yaitu Bengkalis, Kota Dumai, Rokan Hilir, serta Kepulauan Meranti.

Analis BMKG Pekanbaru, Mia, kepada Liputan6.com menyebut, gempa itu sangat dalam berada di dasar tanah. Gempa pertama tercatat di kedalaman 247 kilometer dan gempa kedua pada kedalaman 241 kilometer.

"Waktunya berdekatan, pukul 07:59:04 WIB dan pukul 07:59:05 WIB," jelas Mia.

Berada di kedalaman tanah, Mia menyatakan gempa Bangkinang ini tidak termasuk yang dirasakan hingga ke permukaan. Makanya tak heran jika masyarakat di sana tak merasakan adanya sesuatu terjadi di dasar tanah.

"Biasanya yang berpengaruh ke kerusakan bangunan itu gempa dengan kedalaman yang dangkal, sehingga terasa hingga ke permukaan," terang Mia.

Mia menyebutkan, gempa ini terjadi 0.54 lintang utara, 100.86 bujur timur serta 28 kilometer barat laut. Gempa ini juga tidak tercatat di web BMKG Pekanbaru karena magnitudo di bawah 5.

"Biasanya yang tercatat di atas 5, kalau di bawahnya kami harus konfirmasi ke BMKG pusat dulu," sebut Mia.

Terhadap kejadian ini, BMKG Pekanbaru berharap masyarakat Riau dijauhkan dari bencana alam.

 

5 dari 7 halaman

4. Halmahera Barat

Gempa kembali menggoyang wilayah Halmahera Barat, Senin malam ini (7/1/2019).

Sumber BMKG menyebut, gempa berkekuatan 5,4 terjadi sekitar pukul 21.11 WIB dengan lokasi 2.52 lintang utara, 126.84 bujur timur, sekitar 153 kilometer Halmahera Barat Maluku Utara.

"Gempa berkedalaman 10 kilometer," tulis BMKG di akun resminya,

Sebelumnya, gempa juga menyoyang Halmahera Barat pada Senin dini hari tadi. Gempa pertama kekuatan magnitudo 6,5 terjadi sekitar pukul 00.27 WIB.

Gempa susulan berkekuatan magnitudo 5 terjadi sekitar pukul 01.18 WIB. Sumber BMKG menyebut gempa tidak berpotens tsunami.

 

6 dari 7 halaman

5. Tasikmalaya

Gempa dengan kekuatan magnitudo 4,8 menggoyang Tasikmalaya, Senin malam, 7 Januari 2019.

Sumber BMKG menyebut, gempa terjadi sekitar pukul 22.42 WIB dengan lokasi 8.15 LS, 107 BT sekitar 62 kilometer Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gempa berkedalaman 21 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. Belum ada laporan adanya kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini.

Kepala BMKG Wilayah II Tangerang Selatan Jokow Siswanto menyatakan, ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa ini merupakan gempa dangkal akibat subduksi di wilayah Selatan Jawa.

Hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan belum terjadi gempa susulan.

"Kita imbau masyarakat agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi BMKG," ujarnya.

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Maluku Utara Hari Ini Diguncang Gempa Magnitudo 3,4
Artikel Selanjutnya
BMKG: Pulau Seram Maluku Diguncang Gempa Magnitudo 5,1 Hari Ini