Hiromi Kano, Pesinden asal Negeri Sakura

agelaran wayang kulit terasa istimewa karena bukan ki dalang yang berpentas, melainkan nyi dalang alias dalang wanita yang beraksi. Bahkan yang lebih menakjubkan, sang sinden datang dari Negeri Sakura.

Diterbitkan 13 November 2011, 07:37 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta: Nonton wayang kulit mungkin bukan hal baru bagi sebagian orang. Nah, kini saatnya mencari yang baru dan tak biasa dari sebuah pementasan wayang kulit.

Dalang Nyi Wiwik Sabdo Laras, misalnya. Ia memainkan lakon Lahirnya Abimanyu. Penggalan lakonnya pun dialog antara wayang perempuan. Sosok perempuan pendalang dan gaya mendalangnya menjadi sihir tersendiri bagi penonton.

Sihir pentas wayang kulit itu belum usai. Dengan konde dan kebaya, sekilas sang pesinden terlihat perempuan Jawa kebanyakan. Anda tertipu. Hiromi Kano, warga Jepang tulen yang tengah menyinden.

Belajar waranggono alias nyinden sejak 1997 silam dan menangkap filsafat yang dalam di balik dongeng-dongeng wayang kulit, memantapkan hati Hiromi berprofesi sebagai sinden.

Para penonton pun larut dalam pementasan wayang kulit langka ini, sambil menikmati menu-menu khas Kota Solo, Jawa Tengah. Memang, tak ada kata terlambat untuk turut melestarikan kebudayaan Indonesia agar tidak tergerus zaman.(ANS)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6