Sukses

Menaker Dukung Pelaku Industri Kreatif Otomotif

Liputan6.com, Jakarta Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri tampil beda saat datang bekerja di kantor Kementerian Ketenagakerjaan. Kalau sehari-hari menggunakan mobil dinas, kali ini Menaker Hanif datang dengan mengendarai motor hasil modifikasi yang keren.

Menaker Hanif tampak sporty dengan memakai jaket khas biker dan helm berwarna hitam. Secara tampilan, motor modifikasi milik Hanif memang terlihat keren dan unik, khas Scrambler. Hal inipun terlihat dari bentuk jok bergaya single seater yang tampak modis.

“Saya memang sejak lama suka menggemari motor modifikasi yang tampil penuh dengan ide kreatif. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan bagi kemajuan industri kratif terutama bagi industri motor dan otomotif Indonesia,“ kata Menaker Hanif di kantor Kemnaker pada Selasa (24/7).

Awal mula Hanif memiliki motor bergaya scrambler setelah ia membelinya dari seorang pemilik bernama Didit yang memajang motor tersebut di acara kontes sepeda motor di HUT-15 Pablo Auto Club di Sawangan, Depok, Minggu (29/4/2018) lalu. motor tersebut hasil buah karya bengkel modifikasi Street Arts Custom, Depok.

Hanif mengaku sangat menggemari kreasi motor modifikasi asli hasil kreatif dari anak-anak muda Indonesia. Ide-ide orisinal yang penuh innovasi diyakini mampu bersaing di kontes-kontes modifikasi motor internasional.

“Motor-motor hasil modifikasi buatan anak muda Indonesia tak kalah bagus dengan hasil modifikasi dari luar negeri. Oleh karena itu, perlu dukungan dari semua pihak agar industri kreatif khususnya di industri motor dapat terus berkembang dan menambah nilai ekonomis,” kata Hanif.

Hanif mengatakan pemerintah mendukung keberadaan komunitas-komunitas industri kreatif yang terus berkembang di Indonesia. Keberadaan mereka makin memperkaya ide dan kreasi yang mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional.

“Kita terus dorong pertumbuhan industri kreatif karena memberikan banyak manfaat. Selain menciptakan lapangan kerja terlatih dan terdidik, sisi kreatifitas pun mampun mendongkrak nilai tambah dari bahan mentah menjadi barang baru yang berdaya nilai seni dan layak jual,“ kata Hanif.

Industri kreatif termasuk salah satu industri paling prioritas dalam perekonomian Indonesia, pertumbuhan industri kreatif terbilang cepat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Pelaku industri kreatif di Indonesia bergerak di beberapa bidang seperti game, arsitektur, desain interior, desain produk, fashion, film, animasi, kuliner, seni rupa dan musik. Sebagian besar pelaku industri kreatif mengembangkan bisnisnya dalam bentuk perusahaan maupun usaha kecil dan menengah.

“Faktor utama yang mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia adalah kualitas SDM yang terus berkembang dan didominasi anak muda ditambah kemampuan SDM yang terus berkreasi,” Kata Hanif.

Oleh karena itu, kata Hanif, Kementerian Ketenagakerjaan terus memberdayakan keberadaan Balai Latihan Kerja untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pekerja, sekaligus menjadi wadah pengembangan industri kreatif di Indonesia.

Saat ini Secara keseluruhan di Indonesia ada 302 BLK yang berada di bawah pengelolaan pemerintah pusat (Kemnaker), pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Sebanyak 18 BLK merupakan UPTP milik Kemnaker, sisanya dimiliki oleh Pemda Provinsi dan Kabupaten atau kota.

 

 

(*)

Loading
Artikel Selanjutnya
Produktivitas Pekerja, Indonesia Targetkan Geser Malaysia dan Thailand
Artikel Selanjutnya
Perkuat Pelatihan Vokasi, Kemnaker Jajaki Kerja Sama Dengan Spanyol