Sukses

Gunakan Alat Canggih, Pencarian Korban KM Sinar Bangun Masih Nihil

Liputan6SCTV, Simalungun - Tim Basarnas, Rabu pagi, 27 Juni kemarin, mulai menggunakan alat remotely operated underwater vehicle atau ROV, yang baru didatangkan untuk mencari keberadaan KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba. Petugas juga menggunakan jaring trawl untuk membantu pencarian.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (28/6/2018), tim menyisir  tempat yang diduga sebagai titik lokasi tenggelamnya kapal dengan menggunakan dua alat tersebut. ROV merupakan robot yang befungsi mengambil gambar di dalam air dan digerakkan menggunakan remote. Namun petugas mengalami ksulitan  saat hendak menurunkan jaring trawl.

Pemkab Simalungun berharap, proses pencarian dengan alat baru tersebut bisa membuahkan hasil. Pasalnya para keluarga korban sangat berharap keluarga mereka segera ditemukan. Hingga Rabu sore, proses pencarian sudah berjalan 10 hari, namun tim Basarnas belum menemukan satu pun dari 164 korban yang hilang. (Galuh Garmabrata)