Sukses

Demokrat: Jokowi Minta Dukungan di Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengungkapkan, Jokowi meminta kepada partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu mendukungnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ferdinand menuturkan, permintaan itu disampaikan sebelum Rapimnas di Sentul, Bogor, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

"Memang benar Pak Jokowi sudah meminta agar Demokrat mendukung," kata Ferdinand kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Namun, Demokrat belum menjawab atas permohonan Jokowi. Ferdinand beralasan Partai Demokrat memiliki mekanisme tersendiri untuk memutuskan dukungan.

Keputusan strategis seperti dukungan di pemilihan harus melalui pembahasan sidang majelis tinggi.

"Tanpa sidang majelis tinggi, tentu Demokrat tidak bisa mengambil sikap karena menyalahi prosedur," ucapnya.

Ia meminta Jokowi memahami proses internal yang ada di Partai Demokrat. 

 

 

1 dari 2 halaman

Jadwal Keputusan Final

Demokrat sebenarnya sudah menjadwalkan kapan waktu yang tepat memutuskan dukungan. Rencananya, menurut Ferdinan, keputusan final figur calon presiden dan wakil presiden dari Demokrat diambil bulan Juli akhir ataupun awal Agustus 2018.

"Tidak menutup kemungkinan lebih cepat (keputusannya) tergantung situasi politik yang memaksa Demokrat menyatakan dukungan kepada salah satu capres," jelas Ferdinand.

  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
  • Demokrat
Artikel Selanjutnya
UU MD3 Segera Berlaku, Jokowi Belum Ambil Sikap
Artikel Selanjutnya
Ulama Kalsel Ingin Sosok Agamis Dampingi Jokowi di Pilpres 2019