Liputan6.com, Salatiga: Serangan hama ulat bulu menyebar ke beberapa daerah, termasuk di Salatiga, Jawa Tengah, yang menyerang pohon jambu. Dalam semalam, satu pohon daunnya habis dimakan.
Dinas Pertanian melakukan penyemprotan pestisida untuk mengantisipasi persebaran serangan ulat bulu tersebut. Selain di pohon, penyemprotan juga dilakukan di pagar dan dinding tempat ulat bersarang.
Sementara itu di Tanjung Duren, Jakarta Barat, ribuan ulat bulu menyerang puluhan pohon cemara [baca: Hama Ulat Bulu Mulai Rambah Jakarta]. Dalam semalam, puluhan pohon cemara langsung gundul karena daunnya dimakan ulat bulu.
Warga Tanjung Duren, Jakarta Barat, merasa sangat terganggu. Apalagi di saat angin kencang dan hujan lebat turun, ulat bulu tertiup ke rumah-rumah warga. Akibatnya, baik orang dewasa maupun anak-anak banyak yang terkena ulat bulu.
Populasi ulat bulu di Grobogan, Jawa Tengah juga makin meningkat. Semua pohon mangga di Desa Boloh dan Tunggak diserang ulat bulu. Ulat-ulat tersebut bergerombol di dahan, daun, dan ranting. Selain merusak pohon, ulat juga mengakibatkan gatal-gatal. Warga yang yang takut memilih menebang pohon mangganya.
Penyebaran ulat bulu yang makin cepat diduga terkait dengan tidak seimbangnya ekosistem alam, berkurangnya predator pemangsa serta anomali iklim.(MEL)
Dinas Pertanian melakukan penyemprotan pestisida untuk mengantisipasi persebaran serangan ulat bulu tersebut. Selain di pohon, penyemprotan juga dilakukan di pagar dan dinding tempat ulat bersarang.
Sementara itu di Tanjung Duren, Jakarta Barat, ribuan ulat bulu menyerang puluhan pohon cemara [baca: Hama Ulat Bulu Mulai Rambah Jakarta]. Dalam semalam, puluhan pohon cemara langsung gundul karena daunnya dimakan ulat bulu.
Warga Tanjung Duren, Jakarta Barat, merasa sangat terganggu. Apalagi di saat angin kencang dan hujan lebat turun, ulat bulu tertiup ke rumah-rumah warga. Akibatnya, baik orang dewasa maupun anak-anak banyak yang terkena ulat bulu.
Populasi ulat bulu di Grobogan, Jawa Tengah juga makin meningkat. Semua pohon mangga di Desa Boloh dan Tunggak diserang ulat bulu. Ulat-ulat tersebut bergerombol di dahan, daun, dan ranting. Selain merusak pohon, ulat juga mengakibatkan gatal-gatal. Warga yang yang takut memilih menebang pohon mangganya.
Penyebaran ulat bulu yang makin cepat diduga terkait dengan tidak seimbangnya ekosistem alam, berkurangnya predator pemangsa serta anomali iklim.(MEL)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334197/original/046223400_1787824544-HOAX__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333889/original/091356200_1787811731-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-27T131833.691.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/162122/original/110413bulat.jpg)