Sukses

Banyak Anak Hilang, Pengelola Monas Sediakan Posko Pengaduan

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat Jakarta sudah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk merayakan malam pergantian tahun. Banyak dari mereka yang membawa anak dan sanak keluarga yang lain. Banyaknya anak yang hilang, membuat pengelola Monas menyediakan dua posko pelaporan anak hilang.

"Anak hilang semua kita tangani, banyak yang bilang, anak kecil pada nangis juga," kata Kepala Pengelola Kawasan Monas, Munjirin saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (31/12/2017).

Dua posko itu, kata dia, ada di Lenggang Jakarta dan beberapa tenda di pintu masuk depan Istana Merdeka. Lanjut dia, petugas telah bersiap melayani dari Minggu pagi.

"Jadi kalau ada anak hilang bisa dilaporkan ke Lenggang Monas atau di pintu masuk Istana Merdeka, disitu banyak tenda-tenda," jelas Munjirin.

Sementara itu, Tugu Monas ditutup untuk umum mulai pukul 16.00 WIB, padahal biasanya Tugu Monas ditutup sampai pukul 21.00 WIB. Penutupan itu dikarenakan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Itu juga sudah dikasih pagar dan dijaga petugas dan beberapa polisi," ucap Munjirin.

Dia menjelaskan, biasanya Tugu Monas akan ditutup untuk umum hari Senin untuk perawatan. Namun, spesial untuk Senin 1 Januari 2018 besok yang bertetapan dengan liburan sekolah, Tugu Monas akan tetap dibuka untuk umum.

"Karena masih libur sekolah jadi tetap akan dibuka besok Senin," ujar dia.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Mobil Pemadam Kebakaran

Selain itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta telah menyediakan lima buah mobil pemadam kebakaran di area Monas, Jakarta Pusat dalam perayaan pergantian tahun.

Pantauan Liputan6.com, mobil damkar tersebut menyebar di beberapa titik di kawasan Monas. Seperti halnya di sekitar Tugu Monas dan di dekat panggung utama yang disediakan panitia.

"Ini mobil damkar ada di lima titik sekitar kawasan Monas," kata salah seorang petugas Damkar Nur Ules kepada Liputan6.com, Minggu (31/12/2017).

Tak hanya itu, beberapa bus toilet juga telah disediakan dan langsung diserbu oleh para pengunjung yang datang. Bus dari Dinas Kesehatan juga telah disediakan.

3 dari 3 halaman

Warga Padati Monas

Usai hujan mengguyur Jakarta, masyarakat mulai mendatangi Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat untuk merayakan pergantian tahun 2017 ke 2018. Masyarakat yang datang pun tak hanya sendiri, namun bersama sanak keluarga.

Pantauan Liputan6.com mereka datang menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor, mobil hingga kendaraan umum seperti Transjakarta ataupun kereta listrik Jabotabek. Kemacetan juga sudah tampak di pintu masuk parkiran IRTI Monas.

Beberapa petugas keamanan seperti Sataun Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan sudah mulai berjaga di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Trotoar depan pintu masuk parkiran IRTI Monas juga sudah mulai banyak pedagang yang berjualan dari minuman ringan hingga berbagai makanan siap saji. Mereka menggunakan meja berukuran 50*50 centimeter ataupun hanya menggunakan lembaran koran saja.

Ribuan masyarakat juga telah memadati area Monas. Ada yang menggunakan tikar untuk bercengkrama ada pula mereka yang mulai berfoto dengan berlatarkan Tugu Monas.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.