Anak Muda Indonesia Ikut AFS Global STEM Academics, Kumpulan Pelajar Terbaik Dunia Bidang Sains hingga Matematika

Siswa SMAN 68 Jakarta berhasil terpilih untuk mewakili Indonesia dalam program bergengsi AFS Global STEM Academics yang akan diselenggarakan di India tahun ini.

Diperbarui 07 Agustus 2025, 10:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sakura Aurelia Lukman wakili Indonesia di AFS Global STEM Academics di India.
  • Pelajar SMAN 68 ini berprestasi, raih emas WICE 2025, aktif riset STEM.
  • Kegagalan di masa lalu jadi motivasi raih sukses internasional.

Liputan6.com, Jakarta - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia. Salah satunya seperti pelajar SMAN 68 Jakarta bernama Sakura Aurelia Lukman yang berhasil terpilih untuk mewakili Indonesia dalam program bergengsi AFS Global STEM Academics yang akan diselenggarakan di India tahun ini.

Program ini merupakan wadah internasional yang mempertemukan pelajar-pelajar terbaik dunia dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Sakura merupakan gadis kelahiran Jakarta, 26 Februari 2008, yang akrab disapa Sakura ini dikenal sebagai pelajar aktif dan berprestasi.

Saat ini ia tinggal di Jakarta Utara dan bersekolah di SMAN 68 Jakarta, salah satu SMA terbaik di Indonesia yang konsisten mencetak siswa-siswi unggulan.

Sakura kerap menjadi perwakilan sekolah dalam ajang lomba karya tulis ilmiah, riset STEM, serta kompetisi akademik baik nasional maupun internasional.

"Perjalanan aku kali ini sebenarnya penuh dengan jatuh bangun, tapi justru di titik terendah aku belajar untuk bangkit dan percaya bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil," ujar Sakura, yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Senin (4/8/2025).

Di usianya yang masih muda, Sakura mengumpulkan segudang prestasi. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah meraih medali emas di World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2025 yang berlangsung di Malaysia. Ia juga menerima sejumlah penghargaan bergengsi lainnya dalam bidang riset dan inovasi ilmiah.

Namun, diakuinya, jalan Sakura menuju kesuksesan tidak selalu mulus.

"Saat duduk di bangku SMP pernah gagal dalam lomba tingkat nasional. Tapi Kegagalan itu justru menjadi titik balik dalam hidup," kata Sakura.

Dia mengaku mulai mendalami metode riset, memperbaiki teknik menulis ilmiah, serta aktif mencari bimbingan dari mentor dan komunitas riset. Melalui kerja keras dan ketekunan, akhirnya berhasil bangkit dan terus mengukir prestasi hingga ke level internasional.

 

Visi Misinya

Keaktifan dalam dunia akademik, konsistensi dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta semangat pantang menyerah membuat Sakura terpilih menjadi perwakilan Jakarta sekaligus Indonesia untuk mengikuti program AFS Global STEM Academics.

Ia bergabung dengan pelajar dari berbagai negara dan berkolaborasi dalam proyek-proyek sains yang berdampak global.

"Saya memiliki visi untuk menjadi pribadi yang berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta membawa dampak positif bagi masyarakat melalui riset, inovasi, dan pendidikan," ucap Sakura.

"Misinya mencakup pengembangan diri secara berkelanjutan, aktif dalam kolaborasi internasional, serta mendorong generasi muda Indonesia agar berani berinovasi dan menekuni dunia riset," sambung dia.

Gelaran AFS Global STEM Academics dilaksanakan pada 18 Juli sampai 17 Agustus 2025 dan diselenggarakan di beberapa negara. Program ini bersifat sangat selektif dan melibatkan puluhan siswa dari berbagai belahan dunia serta diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta serta membangun jejaring global dalam bidang sains dan teknologi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6