Sukses

Kapolda Tito: Kelahiran Bayi Syahrini Kado dan Berkah buat Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengunjungi bayi bernama Syahrini Murni Bhayangkarawati yang lahir di bus PO Murni Jaya tepat di depan Polda Metro Jaya. Dibalut kain pink, Rini yang sedang tidur di samping ibunya Yuliana (31) sesekali menyunggingkan senyumnya di depan Tito.

Mantan Asrena Mabes Polri ini pun terlihat gemas, ia kemudian sempat menggendong Rini beberapa saat. Tito mengatakan ada hikmah dari peristiwa dramatis ini.

"Kelahiran Syahrini kado dan berkah untuk Kepolisian di hari ulang tahun Bhayangkara dan sensitivitas dua petugas PJR yang langsung membawa ibu ini ke klinik Polda Metro Jaya," ujar Tito di ruang perawatan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Usai menggendong, Tito memberikan bingkisan berupa perlengkapan bayi dan susu formula untuk Rini. Ia pun mendoakan agar Rini dapat tumbuh menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara.

"Kalau bisa jadi Polwan karena lahirnya di sini (Polda Metro Jaya)," ujar Tito.

Bus PO Murni Jaya bernomor polisi A 7661 KC keluar dari Tol Semanggi, dan merapat tepat di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7/2015) pukul 08.45 WIB. Bus itu mendapat pengawalan mobil Patroli Jalan Raya dan diarahkan ke Gedung Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya.

Brigadir Hermanto yang mengawal bus itu masuk ke Mapolda Metro mengatakan ada penumpang yang melahirkan di dalam bus.

"Supir bus itu mendatangi mobil patroli dan minta saya melihat ke dalam bus. Pas saya cek, ada penumpang yang sedang melahirkan anaknya, kepala bayi itu sudah keluar dan menangis" ujar petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Brigadir Satu Hermanto di Ruang IGD Gedung Biddokes Polda Metro Jaya, Jakarta.

Wanita yang melahirkan itu bernama Yuliana (31), warga Perumahan Serpong Indah, Cibinong, Gunung Sindur, Bogor yang hendak pulang kampung ke Jabung, Lampung Timur. Ia bersama ibu, anak laki-lakinya, adik ipar dan keponakannya hendak merayakan Lebaran di kota kelahirannya sambil menunggu waktu kelahiran yang diperkirakan Bidan akan tiba seminggu sebelum Lebaran.

"Prediksi Bidan (lahir) seminggu sebelum lebaran, paling lama seminggu sesudah lebaran," jelas Yuli saat ditemui di kamar 12 Ruang Operasi Gedung Biddokes Polda Metro Jaya.

Bersyukur, bayi yang berjenis kelamin wanita itu lahir dengan kondisi selamat dan langsung diberikan penanganan pertama oleh tim medis Biddokes yang terdiri dari dokter polisi Armahida Kusriana dan tiga bidan. Berat si mungil adalah 2,9 kilogram dengan panjang tubuh 45 sentimeter

"Langsung dielap bayinya. Karena saat turun dari bus, bayinya sudah keluar semua bersama ari-arinya. Bayinya bagus, apgar skornya 8,9. Tapi paru-paru bayinya masih belum bagus perkembangannya," ujar Armahida.

Armahida kemudian menyarankan Yuli dan buah hatinya untuk beristirahat selama 2 sampai 3 hari di ruang perawatan Biddokes Polda Metro Jaya untuk pemulihan pasca melahirkan. (Ali/Ein)