Sukses

Pansel Prihatin Sedikit Perempuan Daftar Calon Pimpinan KPK

Liputan6.com, Yogyakarta - Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi kecewa dengan jumlah pendaftar calon pimpinan KPK dari gender perempuan. Anggota Pansel Capim KPK Supra Wimbarti meminta perempuan yang memiliki kapasitas dan memenuhi kriteria untuk menjadi pimpinan KPK mendaftarkan diri.

"Sampai saat ini sudah ada 189 pendaftar. Dari jumlah itu, baru 10 perempuan yang mendaftar," ujar Supra Wimbarti di Yogyakarta, Sabtu (20/6/2015).

Supra prihatin sedikitnya pendaftar dari perempuan. Padahal, srikandi Indonesia mempunyai kemampuan dan kapasitas dalam memberantas korupsi di negeri ini. 

"Saya prihatin dengan sedikitnya jumlah perempuan yang mendaftar. Saya rasa banyak perempuan yang memiliki kemampuan dan kapasitas sesuai dengan kriteria pimpinan KPK,"  kata dia.

Dekan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menyebut, masih ada waktu hingga 24 Juni 2015 bagi warga Indonesia untuk mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Selama waktu itu, pansel akan menunggu para perempuan di Tanah Air turut memberantas korupsi. Diharap, ada perempuan dalam pimpinan KPK ke depan.

Ia memastikan, proses seleksi perempuan dengan calon dari laki laki tetap sama. Pansel akan mengambil calon yang terbaik untuk diajukan dalam calon pimpinan KPK.

"Dalam proses seleksi semuanya sama. Tidak ada istilah titipan atau pesanan," tandas Supra Wimbarti.

Pansel KPK membuka pendaftaran calon pimpinan pada 4-24 Juni 2015. Selanjutnya, Pansel akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan atas nama-nama pendaftar pada 27 Juni-26 Juli 2015. Lalu akan dilakukan proses seleksi dengan tes pembuatan makalah dan wawancara hingga didapatkan 8 nama.

Kedelapan nama yang akan dipilih ini nantinya bakal diserahkan ke Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015. Kemudian orang nomor satu di Indonesia itu akan meneruskan nama-nama tersebut ke DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan. (Mvi/Sss)

Loading