PBNU Turut Kecam Aksi Israel di Palestina

Permasalahan tersebut sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara dialog, bukan dengan peperangan.

Diterbitkan 10 Juli 2014, 17:13 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji Said Aqil Siraj mengecam keras aksi militer yang dilancarkan Israel ke wilayah Gaza, Palestina.

"Tentunya kami mengecam keras karena permasalahan tersebut sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara dialog, bukan dengan peperangan," kata Said di Kantor PBNU Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014).

Aksi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang telah menelan puluhan korban jiwa dari masyarakat sipil tersebut, menurut Said, telah menodai kesucian bulan suci Ramadan.

"Muslim di sana sama dengan kita, sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Hakikatnya peperangan tidak boleh terjadi, apalagi ini bulan yang suci," tegasnya.

Terkait bantuan apa yang tepat diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk warga di Jalur Gaza, ia mengatakan bantuan bisa diberikan dalam bentuk apa pun.

"Kita meminta pemerintah Indonesia untuk menyikapinya dengan tegas. Sedangkan warga Indonesia bisa memberikan bantuan doa," tandasnya.

Militer Israel sejauh ini telah menargetkan 230 titik, yang mereka klaim sebagai markas Hamas dan menembakkan hampir 600 roket dalam operasi 'Protective Edge'.

Jumlah korban jiwa hingga Rabu kemarin meningkat, setidaknya 63 orang tewas -- termasuk perempuan dan anak-anak -- di Gaza dan 400 lainnya terluka.

Di sisi lain, militan terus menembakkan roket ke wilayah Israel, ke Yerusalem, Tel Aviv, juga Hadera, yang berjarak 116 kilometer di utara Jalur Gaza.

Israel mengerahkan ribuan pasukan di sepanjang perbatasan Gaza menjelang kemungkinan invasi darat, yang akan menuntut lebih banyak nyawa. (Ein)

Baca juga:

Kutuk Serangan Israel, Jokowi akan Temui Dubes Palestina
Hamas Serukan 'Perisai Manusia' di Gaza
Presiden Palestina: Israel Sedang Lakukan Pembantaian di Gaza

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6