Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 20 adegan rekonstruksi dijalani Asido Simangunsong alias Edo, tersangka pembunuhan Feby Lorita, wanita yang jasadnya ditemukan dalam bagasi Nissan March dekat TPU Pondok Kelapa, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur 24 Januari 2014 lalu.
Peristiwa sadis yang direka ulang di Puri Citayam II Blok DI No 2 RT 7/22 Bojong, Citayam, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/2/2014). Reka ulang itu berlangsung di kediaman Edo.
Peristiwa bermula saat Edo masuk ke dalam rumah diikuti Feby. Keduanya pun duduk di ruang tamu dan berbincang. Lalu, Edo menyuruh Feby tidur di sofa yang ada di depan TV atau tepatnya dekat ruang tamu. "Tapi korban menolak. Dia bilang 'kamu aja yang tidur di situ, saya di sini'," kata Edo menunjuk ke sofa yang ditempati Feby tidur di Citayam.
Saat menjelang pukul 04.00 WIB dinihari, Feby mengendap-endap ke kamar mandi. Edo yang saat itu hampir tertidur melihat Feby berlari ke kamar mandi lalu menegurnya. Di situ Edo juga mengaku melihat Feby memegang benda, namun tak jelas.
"Saya bilang kamu ngapain Feb. Saya waktu itu lihat dia megang sesuatu. Lalu dia bilang mau ke kamar mandi," tambah Edo.
Sekeluarnya dari kamar mandi, Feby mendesak Edo menemui kakak Edo yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Pasalnya saat itu, Edo janji akan memberikan uang Rp 10 juta sebagai ganti rugi pada Feby untuk giginya yang copot setelah dipukul di Cawang, Jakarta Timur.
Rencananya, pemberian uang itu akan disaksikan kakak Edo. Mendengar rengekannya, Edo mengulur-ulur waktu, hingga membuat Feby kesal. Feby melempar ponsel ke arah Edo.
Edo pun mendekati Feby dan membujuknya agar bersabar. Di situ Feby justru semakin bersikeras untuk bertemu dengan kakak Edo. Keduanya pun kembali adu mulut. "Korban kemudian mencakar muka dan paha saya, lalu menendang perut saya dan selangkangan saya," ujar Edo.
Edo membalas memukul tengkuk Feby dengan tangan kosong. Feby tersungkur di lantai, lalu Edo mencekiknya. Tak puas, Edo berlari ke dapur mengambil pisau dan kembali menusuk korban. Tidak berhenti sampai di situ, Edo menancapkan pisau ke leher kiri korban.
"Setelah melihat darah korban, saya langsung lempar pisau dan berdiam diri. Lalu saya menangis sambil memandangi foto ayah saya," sedih Edo.
Melihat Feby sudah tak bergerak, Edo mengambil mobil dan mengarahkannya menghadap ke jalan. Setelah itu, Edo mengikat kaki dan tangan korban dengan kabel charger ponsel. Edo menutupi korban dengan kain hijau lalu mengangkatnya ke dalam bagasi mobil Nissan.
Usai memasukkan Feby dalam bagasi mobil, Edo membersihkan lantai yang berceceran darah korban. Kain pel yang digunakannya lalu turut dimasukkan ke dalam bagasi mobil. Saat hari mulai terang, Edo meninggalkan rumah dengan mobil Nissan. Sebelumnya, Edo sudah melakukan 4 adegan di Halte Cawang Uki.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226358/original/037478600_1599037074-20200901-BPS-Lakukan-Sensus-Penduduk-Secara-Tatap-Muka-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/632469/original/foto-feby-lorita-1-140203-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)