Tujuh Mobil Mewah <i>Bodong</i> Diduga Milik Tommy

Dari sepuluh mobil mewah yang diduga milik Tommy Soeharto, tujuh di antaranya tak ber-STNK dan BPKB. Polda Metro Jaya memeriksa rekan bisnis pemilik bengkel Harjuni bernama Tito.

Diterbitkan 08 September 2001, 00:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Menyusul ditemukannya bengkel di Jalan Pahlawan 81, Jakarta Barat, yang diduga menyimpan mobil milik Tommy Soeharto, tujuh dari sepuluh mobil mewah yang disita, ternyata tak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor.[baca:Bengkel Milik Keluarga Cendana Digerebek]. Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Penerangan Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Polisi Anton Bachrul Alam, baru-baru ini.

Ketujuh mobil tersebut, Anton menambahkan, didatangkan secara ilegal. Sedangkan tiga mobil sisanya, setelah diperiksa ternyata dimiliki atas nama orang lain. Sejauh ini, Polda masih menduga seluruh mobil mewah yang satu di antaranya bermerek Lambhorgini itu, milik Tommy Soeharto. Namun, pemilik bengkel Harjuni membantah, meskipun warga sekitar mengatakan bahwa sejak 1998, bengkel tersebut sering digunakan untuk memperbaiki mobil Timor dan balap.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Jumat ini Polda Metro Jaya akan memeriksa mitra usaha pemilik bengkel Harjuni, Tito Singgih, suami Siti Hutami Adiningsih alias Mamiek Soeharto, adik Tommy. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hubungan bisnis antara Tito dan Harjuni. Sementara itu Inspektur Polisi Satu Suwardi, penjaga bengkel Harjuni, sejauh ini masih diperiksa Polisi Militer Jakarta Raya. Polisi desersi sejak tiga bulan silan ini ditangkap ketika Polda Metro jaya menggerebek bengkel tersebut, beberapa waktu silam.[baca:Polisi Desersi Tertangkap Menjaga Mobil Tommy](SID/Andre Bangsawan dan Agung Nugroho)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6