Partai Bulan Bintang Mengutuk Israel

Kekejaman Israel telah menewaskan 65 orang warga Palestina. Itu adalah alasan tambahan untuk tak berhubungan dengan negara Zionis itu.

Diterbitkan 06 Oktober 2000, 13:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang mengutuk tindakan biadab tentara Israel yang membantai warga Palestina. Kekejaman tentara Israel itu telah menyebabkan 65 korban tewas hingga Kamis kemarin. DPP PBB mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa menyeret Ariel Sharon yang menyulut insiden ini ke pengadilan internasional. Pernyataan itu disampaikan oleh ketua DPP PBB Ahmad Sumargono di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Achmad Sumargono, Partainya juga menyesalkan sikap pemerintah Indonesia yang lamban mengambil sikap atas pembantaian rakyat Palestina oleh pasukan Israel. Menurut PBB, pembantaian itu adalah alasan tambahan untuk tidak melakukan hubungan apapun dengan negara Zionis tersebut. Karena itu, PBB menilai pernyataan Menteri luar Negeri Alwi Shihab tentang tindakan Israel itu tidak memadai.

Dalam penilaian Bulan Bintang, Amerika Serikat tidak taat asas dalam menegakkan Hak Asasi Manusia. Amerika Serikat merupakan satu-satunya negara anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa yang tidak menyalahkan tindakan keji Israel. Partai Bulan Bintang juga menyayangkan lambannya pemerintah Indonesia mengambil sikap dalam kasus ini.(HFS/Fahmi Ihsan dan Yulianus)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6