Tim Densus Menangkap Tersangka Teroris

Tersangka teroris, Yusron alias Mahmud, ditangkap tim Densus 88 Antiteror di Banyumas, Jawa Tengah. Mahmud yang sehar-hari bekerja sebagai pedagang tas diduga anggota kelompok Abu Dujana.

Diterbitkan 10 Juni 2007, 05:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Banyumas: Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror, Sabtu (9/6), menangkap Yusron alias Mahmud tersangka teroris yang diduga anggota kelompok Abu Dujana. Yusron ditangkap di sebuah rumah di Desa Kebarongan, Kemrajen, Banyumas, Jawa Tengah.

Menurut keterangan warga, sebelum penangkapan mereka melihat sejumlah orang berpakaian preman mendatangi rumah Mahmud. Setelah itu mereka mengaku mendengar beberapa kali suara tembakan.

Proses penangkapan Mahmud berlangsung sangat cepat. Polisi kemudian membawa Mahmud beserta istri dan empat anaknya. Tersangka kini telah diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Mahmud yang belum lama tinggal di Desa Kebarongan sehari-hari bekerja sebagai pedagang tas. Selama menetap di desa ini, dia cenderung menutup diri pada warga sekitar.

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror telah menangkap sejumlah tersangka teroris di Yogyakarta. Salah satu di antaranya adalah Sarwo Edhi [baca: Tersangka Teroris Disergap di Yogyakarta].

Abu Dujana disebut-sebut sebagai salah satu tokoh penting Jamaah Islamiyah. Menurut situs Global Terrorism Anlysis, Abu Dujana yang memiliki nama alias Sorim lahir di Cianjur, Jawa Barat sekitar tahun 1968. Dia diperkirakan sudah menjadi pemimpin atau Amir JI sejak posisi itu kosong pada 2003.

Abu Dujana diyakini terlibat dalam sejumlah aksi teror di Tanah Air. Termasuk kasus pengeboman Hotel JW Marriot, Jakarta [baca: Ledakan Bom Hebat Mengguncang Plaza Mutiara].(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6