Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah dinilai tak berupaya maksimal dalam memberdayakan sumber daya alam (SDA) yang masih menyimpan potensi pemasukan devisa. Padahal, Indonesia memiliki sejumlah sektor yang bisa diberdayakan, seperti agroindustri, kelautan, dan pertanian. Demikian kesimpulan Pakar Agroindsutri M. Said Didu dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Chandra Motik, baru-baru ini, di Jakarta.
Menurut Said, jika pemerintah tak segera memberdayakan SDA, Indonesia akan terjerat utang dalam jangka waktu 200 tahun. Namun, jika pemerintah sadar dan segera memberdayakan SDA, tekanan utang Indonesia hanya sampai 60 tahun ke depan. "Itu pun harus ditambah dengan penjualan aset Badan Penyehatan Perbankan Nasional," kata Said.
Saat ini, kata Chandra, utang luar negeri indonesia telah mencapai US$ 150 miliar. Celakanya, dari 300 jenis komoditas yang ada, pemerintah hanya mengelola 12 komoditas yang menghasilkan devisa, seperti kayu, karet, kopi, sawit, dan perikanan. Chandra menyarankan, pemerintah sebaiknya menyerahkan komoditas tak produktif kepada pihak swasta.(ULF/Indy Rahmawati dan Hendro Wahyudi)
Menurut Said, jika pemerintah tak segera memberdayakan SDA, Indonesia akan terjerat utang dalam jangka waktu 200 tahun. Namun, jika pemerintah sadar dan segera memberdayakan SDA, tekanan utang Indonesia hanya sampai 60 tahun ke depan. "Itu pun harus ditambah dengan penjualan aset Badan Penyehatan Perbankan Nasional," kata Said.
Saat ini, kata Chandra, utang luar negeri indonesia telah mencapai US$ 150 miliar. Celakanya, dari 300 jenis komoditas yang ada, pemerintah hanya mengelola 12 komoditas yang menghasilkan devisa, seperti kayu, karet, kopi, sawit, dan perikanan. Chandra menyarankan, pemerintah sebaiknya menyerahkan komoditas tak produktif kepada pihak swasta.(ULF/Indy Rahmawati dan Hendro Wahyudi)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/352911/original/210501aUtangLN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)