Jembatan Baturaden Roboh karena Kelebihan Bobot

Sekitar 50 pengunjung sedang berada di jembatan gantung Baturaden, Purwokerto, Jateng, ketika tali penjangga jembatan putus. Mereka jatuh ke dalam sungai yang dipenuhi batu besar, enam orang tewas.

Diterbitkan 25 Oktober 2006, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Purwokerto: Pengelola tempat wisata Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah, belum memberi pernyataan mengenai penyebab robohnya jembatan gantung. Namun, dugaan sementara, jembatan kelebihan bobot sehingga tali penyangga tak kuat menahan beban [baca: Jembatan Baturaden Roboh, Puluhan Pengunjung Luka].

Menurut saksi mata, saat kejadian, Rabu (25/10) sekitar pukul 09.00 WIB, ada sekitar 50 orang berada di atas jembatan. Tiba-tiba saja tali penyangga putus. Sebagian pengunjung tidak dapat menyelamatkan diri dan jatuh ke dalam sungai yang dipenuhi batu-batu besar.

Korban tewas dalam musibah ini tercatat enam orang. Dua korban tewas sudah dapat dikenali yakni Endang, warga Kedoan Agung, Indramayu, Jawa Barat, dan Suzana, warga Campangan, Pekalongan, Jateng. Suzana sedang hamil enam bulan.

Sementara para korban luka sudah dibawa ke Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan RS Tentara Wijaya Kusuma. Kini, radius 100 meter dari tempat kejadian ditutup untuk penyelidikan. Namun secara keseluruhan obyek wisata Baturaden masih buka.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6