Liputan6.com, Lampung: Umumnya pengembangbiakan dengan teknik inseminasi buatan atau kawin suntik hanya populer dilakukan para peternak sapi. Ternyata, sejumlah peternak di Lampung ikut-ikutan mempraktikkan metode tersebut untuk meningkatkan populasi kambing. Hasilnya cukup memuaskan.
Baru-baru ini, seorang peternak menuturkan, sebelumnya tak mengetahui teknik kawin suntik. Namun, setelah melakukan serangkaian uji coba, ternyata cara tersebut lebih menjanjikan. Lihat saja, inseminasi dilakukan dengan menyuntikkan sperma pejantan yang telah dicairkan ke biang betina. Namun, terlebih dahulu, betina tersebut diberikan hormon perangsang birahi. Harga hormon per ampul lumayan terjangkau, cuma Rp 5.000.
Terapi hormon tadi bisa sekaligus dilakukan pada beberapa ekor induk. Setelah disuntik, kambing-kambing tersebut akan hamil. Selain itu, inseminasi mempunyai kelebihan lain: mempercepat produksi dan kualitas kambing yang lebih baik. Sebab, dengan proses alami, rentang kehamilan kambing berlangsung antara 5 sampai 9 bulan. Alhasil, cara tersebut bisa mengatasi kelangkaan kambing akibat permintaan pasar yang melonjak, terutama menjelang Lebaran Haji di Lampung.
Sejatinya, pengembangan bioteknologi reproduksi tersebut sudah berlangsung pesat di tahun 70-an. Selanjutnya, teknologi inseminasi buatan itu berperan penting meningkatkan mutu genetik pejantan. Bahkan, sperma beku dapat diproduksi dan digunakan dalam jumlah besar. Hingga kini, berbagai hewan ternak seperti sapi, kambing, dan ayam berkembangbiak secara pesat dengan metode tadi.(ANS/Bisri Merduani)
Baru-baru ini, seorang peternak menuturkan, sebelumnya tak mengetahui teknik kawin suntik. Namun, setelah melakukan serangkaian uji coba, ternyata cara tersebut lebih menjanjikan. Lihat saja, inseminasi dilakukan dengan menyuntikkan sperma pejantan yang telah dicairkan ke biang betina. Namun, terlebih dahulu, betina tersebut diberikan hormon perangsang birahi. Harga hormon per ampul lumayan terjangkau, cuma Rp 5.000.
Terapi hormon tadi bisa sekaligus dilakukan pada beberapa ekor induk. Setelah disuntik, kambing-kambing tersebut akan hamil. Selain itu, inseminasi mempunyai kelebihan lain: mempercepat produksi dan kualitas kambing yang lebih baik. Sebab, dengan proses alami, rentang kehamilan kambing berlangsung antara 5 sampai 9 bulan. Alhasil, cara tersebut bisa mengatasi kelangkaan kambing akibat permintaan pasar yang melonjak, terutama menjelang Lebaran Haji di Lampung.
Sejatinya, pengembangan bioteknologi reproduksi tersebut sudah berlangsung pesat di tahun 70-an. Selanjutnya, teknologi inseminasi buatan itu berperan penting meningkatkan mutu genetik pejantan. Bahkan, sperma beku dapat diproduksi dan digunakan dalam jumlah besar. Hingga kini, berbagai hewan ternak seperti sapi, kambing, dan ayam berkembangbiak secara pesat dengan metode tadi.(ANS/Bisri Merduani)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260379/original/084688000_1781589230-tj_verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259296/original/035877100_1781495343-_____________FIFAWorldCup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621898/original/023575700_1782614127-063_2283622576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540345/original/069396100_1774710516-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243047/original/051478600_1749093312-AP25155771563061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3529388/original/056973400_1627972342-000_9767F7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)