Bayi Cacat, Diduga Akibat Malapraktik

Seorang bayi menderita patah tulang tangan sejak dilahirkan setelah sebelumnya dinyatakan meninggal oleh dokter. Keluarga korban kini mengadukan pihak di RS Prikasih, Jaksel, ke kepolisian.

Diterbitkan 14 September 2006, 18:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Dugaan malapraktik kembali terjadi. Kali ini, kasus tersebut terjadi di Rumah Sakit Prikasih, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Seorang bayi menderita patah tulang tangan sejak dilahirkan di RS Prikasih. Bahkan, Mohamad Anfal Nursalis Saputra sebelumnya dinyatakan meninggal oleh dokter.

Kepada SCTV, baru-baru ini, Neneng, ibu Anfal, menuturkan anaknya dinyatakan meninggal oleh dokter saat ia mengalami pendarahan. Karena itu, Neneng menuding dokter telah melakukan kekeliruan dengan memaksa bayinya keluar secara normal sehingga membuatnya cacat. Neneng mengaku keluarganya sudah mengadukan pihak RS Prikasih ke kepolisian. Sementara pihak RS Prikasih yang dihubungi SCTV belum mau memberikan komentar atas kasus ini.

Kasus yang menimpa Anfal menambah panjang kasus dugaan malapraktik. Sebelumnya Muhammad Hasbi, empat bulan, terpaksa kehilangan tangan kirinya karena membengkak dan membiru setelah diinfus. Tangan bocah warga Jakarta ini pun terpaksa diamputasi. Padahal, Hasbi awalnya hanya menderita sakit diare [baca: Tangan Bayi Empat Bulan Dipotong].(ORS/Rahmat Supana dan Irfan)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6