Praka BC Akan Diperiksa Psikiater

Pomdam Jaya akan mendatangkan psikiater untuk memeriksa Praka BC, tersangka kasus penembakan di Senayan, Jakarta Pusat. Lettu Sri Tigo Kuncoro, salah satu korban, meninggal dunia pagi tadi.

Diterbitkan 25 April 2005, 15:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Letnan Satu Sri Tigo Kuncoro, satu dari empat korban penembakan di Senayan, Jakarta Pusat, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (25/4) sekitar pukul 10.15 WIB. Sri meninggal karena mengalami pendarahan.

Menurut Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Jaya Letnan Kolonel Apang Sopandi, Sri adalah salah satu korban yang tertembak di bagian paha. Dari RSPAD Gatot Soebroto, jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Jalan Manggarai Utara I Nomor 16B, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah Sri dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Menteng Pulo, Jakarta.

Sementara terhadap BC, prajurit TNI yang menjadi tersangka kasus ini, Polisi Militer Kodam Jaya akan mendatangkan psikiater. Sebab, dari hasil pemeriksaan sementara, BC yang berpangkat prajurit kepala (praka) diduga mengalami gangguan psikologis saat bertugas mengamankankan Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika.

Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo juga menduga BC stres setelah mengamankan KTT Asia-Afrika sejak 19 April silam. "Di samping itu, karena mungkin ada masalah sendiri yang tidak bisa terpecahkan," kata Agustadi.

Peristiwa terjadi setelah para anggota TNI beristirahat selepas makan malam. Mereka berkumpul di tenda barak peleton penjagaan pengamanan KTT AA di sekitar Stadion Renang, Gelora Bung Karno. Tak lama berselang, BC yang tadinya terlihat tidur, tiba-tiba bangkit. Dengan senjata api jenis SS-I, BC langsung melepaskan tembakan secara membabi-buta. Selain Sri Tigo, tiga rekan BC terkapar, yaitu Sersan Dua Amin Maskur, Praka Mulyanto, dan Sersan Dua Heru [baca: Pelaku Penembakan Sesama TNI Diduga Stres].(SID/Noviar Jamal dan Teguh Dwi Hartono)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6