Terapi Alami untuk Atasi Stres, Olahraga Rutin Bisa Bantu Perbaiki Mood

Terapi alami dapat mengatasi stres yang kerap muncul ketika pekerjaan, tugas, maupun berbagai urusan sehari-hari mulai menumpuk.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Terapi alami bisa dimulai dari kebiasaan sederhana seperti olahraga rutin. Aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga kebugaran tubuh, tapi juga dapat menjadi cara untuk mengelola stres dan mendukung suasana hati agar tetap lebih baik.

Stres kerap muncul ketika pekerjaan, tugas, maupun berbagai urusan sehari-hari mulai menumpuk. Tekanan tersebut dapat membuat pikiran terasa penuh dan turut memengaruhi energi, suasana hati, hingga kualitas tidur.

Menyisipkan aktivitas fisik di tengah rutinitas menjadi salah satu cara untuk memberi tubuh kesempatan bergerak sekaligus mengalihkan perhatian dari tekanan yang sedang dirasakan.

Melansir Anxiety and Depression Association of America (ADAA), Kamis (1/10/2026), aktivitas fisik dapat membantu mengurangi dampak stres dan mendukung kesehatan mental. Berolahraga secara teratur juga dapat memberikan jeda dari berbagai pikiran yang memicu tekanan, terutama ketika aktivitas tersebut menjadi bagian dari keseharian.

Manfaat olahraga tidak mengharuskan seseorang melakukan latihan dengan intensitas tinggi. Jalan kaki, bersepeda, berenang, menari, atau melakukan peregangan dapat dipilih sesuai kemampuan dan kondisi tubuh. Durasi aktivitas pun dapat disesuaikan dengan waktu yang tersedia.

Olahraga juga tidak selalu membutuhkan keanggotaan pusat kebugaran atau peralatan khusus. Aktivitas sederhana di rumah, taman, maupun lingkungan sekitar dapat menjadi pilihan. Memilih jenis olahraga yang disukai dapat membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan dan lebih mudah dipertahankan sebagai rutinitas.

Pengaruh Olahraga terhadap Suasana Hati

Ada alasan biologis di balik manfaat aktivitas fisik terhadap suasana hati. Saat berolahraga, tubuh mengalami perubahan yang memengaruhi kerja otak dan respons terhadap stres.

Aktivitas fisik memicu pelepasan endorfin yang berkaitan dengan rasa nyaman. Olahraga juga berhubungan dengan dopamin dan serotonin, dua neurotransmiter yang berperan dalam mengatur suasana hati.

Perubahan tersebut dapat membantu tubuh terasa lebih rileks dan mengurangi ketegangan. Olahraga rutin juga dapat mendukung kualitas tidur, yang turut berpengaruh pada kondisi emosional dan energi tubuh sepanjang hari.

Jenis olahraga tidak harus berat. Jalan kaki, bersepeda, berenang, atau latihan ringan dapat dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi tubuh, namun dilakukan secara rutin.

Memperbaiki Mood

Ada beberapa pilihan olahraga yang bisa disesuaikan dengan kesukaan dan rutinitas sehari-hari. Jalan kaki menjadi pilihan praktis karena bisa dilakukan di sekitar rumah, taman, atau di sela aktivitas tanpa membutuhkan perlengkapan khusus.

Bagi yang menginginkan gerakan lebih intens, joging atau berlari dapat dicoba dengan durasi dan kecepatan yang disesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing. Sementara itu, yoga atau peregangan cocok bagi yang ingin melakukan aktivitas dengan gerakan lebih tenang dan santai.

Gerakannya yang terkontrol dapat membantu mengurangi ketegangan pada tubuh sekaligus menjaga fleksibilitas. Pilihan lainnya adalah bersepeda yang memungkinkan tubuh tetap aktif sambil menikmati suasana luar ruangan.

Jika lebih menyukai aktivitas di dalam air, berenang dapat menjadi pilihan alternatif untuk melibatkan berbagai kelompok otot sekaligus.

Membangun Kebiasaan Olahraga yang Konsisten

Membangun rutinitas olahraga tidak harus dimulai dengan target besar. Tentukan waktu yang realistis dan mudah disisipkan ke dalam jadwal, misalnya pagi sebelum beraktivitas atau sore setelah pekerjaan selesai.

Jenis olahraga juga bisa dibuat bergantian. Jalan kaki pada satu hari dapat diselingi yoga, bersepeda, atau berenang pada hari berikutnya. Variasi membuat aktivitas lebih fleksibel tanpa harus memaksakan satu jenis olahraga setiap hari.

Bagi yang baru mulai, durasi dan intensitas sebaiknya ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. Berikan pula waktu istirahat agar tubuh memiliki kesempatan untuk pulih.

Dalam menjalankannya, olahraga tidak perlu dijadikan sumber tekanan baru. Pilih aktivitas yang disukai dan sesuai kondisi tubuh agar lebih mudah dipertahankan. Jika muncul nyeri atau keluhan yang tidak biasa, kurangi intensitas dan jangan memaksakan diri.