Liputan6.com, Jakarta - Merasa bersalah saat harus menolak ajakan untuk pergi bersama teman atau menghadiri sebuah acara? Perasaan tersebut ternyata bisa jadi lebih besar daripada dampak sebenarnya.
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang cenderung terlalu khawatir bahwa menolak ajakan akan membuat orang yang mengundang kecewa, marah, atau bahkan merusak hubungan.
Melansir Time, Selasa, 29 September 2026, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology, menunjukkan bahwa penerima undangan justru lebih sering melebih-lebihkan konsekuensi sosial ketika mengatakan tidak.
Advertisement
Dalam serangkaian eksperimen, mereka memperkirakan bahwa penolakan akan lebih mengganggu pihak yang mengundang dibandingkan dengan apa yang sebenarnya dirasakan oleh sang pengundang.
Dalam penelitian tersebut, peserta diminta membayangkan berbagai situasi, mulai dari ajakan mengunjungi pameran museum hingga makan malam. Sebagian peserta berperan sebagai orang yang mengundang, sementara lainnya menjadi penerima ajakan yang memilih untuk menolak karena ingin bersantai di rumah.
Hasilnya, mereka yang menolak ajakan secara konsisten memperkirakan dampak negatif yang lebih besar terhadap perasaan maupun hubungan mereka.
Temuan ini berlaku dalam lima eksperimen, terlepas dari jenis kegiatan, siapa yang memberikan ajakan, jumlah orang yang diundang, maupun apakah situasinya nyata atau hanya berdasarkan skenario. Bahkan, ketika penelitian melibatkan pasangan romantis di dunia nyata, kecenderungan yang sama tetap terlihat.
Menolak ajakan sesekali mungkin tidak membawa konsekuensi sosial sebesar yang dibayangkan, terutama ketika kekhawatiran tersebut justru muncul dari asumsi pribadi sebelum benar-benar mengatakan tidak.
Jangan Takut Dinilai Negatif
![[Bintang] Jangan Takut Minta Maaf sama 3 Zodiak Ini](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/kuPHNdwHMaMr7L9c9gegkaAezDo=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2346514/original/012257700_1535688250-HL.jpg)
Rasa takut dianggap tidak menyenangkan ternyata menjadi salah satu alasan seseorang tetap menerima ajakan yang sebenarnya tidak diinginkan. Dalam studi yang melibatkan 2.000 peserta, sebanyak 77 persen mengaku pernah menerima undangan ke kegiatan sosial yang tidak mereka minati karena khawatir penolakan akan dipandang negatif.
Menurut Forbes, peneliti Julian Givi dari West Virginia University bersama rekan-rekannya menemukan bahwa kekhawatiran tersebut dapat memengaruhi keputusan seseorang dalam menentukan aktivitas sosial.
Alih-alih memilih kegiatan yang benar-benar ingin dilakukan, seseorang bisa menerima ajakan hanya karena takut menimbulkan kesan buruk di mata orang lain.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan untuk selalu mengatakan "ya" tidak selalu datang dari orang lain. Kekhawatiran mengenai penilaian sosial juga dapat membuat seseorang mengesampingkan keinginannya sendiri.
Advertisement
Bukan Sebuah Kewajiban untuk Selalu Berkata Ya
![[Bintang] Jangan Takut Kesepian Selagi Punya 4 Zodiak Ini di Hidupmu](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/QzCSk4ndfLos1aT6tnaXwjwsnGI=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1780941/original/056765900_1511533802-2.jpg)
Rasa sungkan atau merasa wajib hadir justru bisa membuat jadwal sosial terlalu padat dan mengurangi waktu untuk beristirahat. Selain itu, para peneliti menemukan temuan ini tidak menghalangi orang untuk menghadiri acara sosial apa pun.
Hubungan yang kuat merupakan kunci kesehatan yang baik, mencegah kesepian, meningkatkan kesejahteraan mental, dan bahkan berpotensi meningkatkan kesehatan jantung serta indikator fisik kesejahteraan lainnya.
Namun, temuan ini tidak berlaku untuk semua situasi. Penelitian hanya menguji aktivitas dengan risiko sosial yang relatif rendah dan tidak mencakup acara penting seperti pernikahan atau acara menyambut kelahiran bayi.
Melewatkan acara-acara tersebut mungkin berdampak lebih besar pada hubungan. Studi ini juga tidak membahas dampak dari menolak berulang kali ajakan teman, atau membatalkan rencana yang sudah ada pada menit-menit terakhir.
Tetapkan Mindset dan Jelaskan Alasan Menolak Ajakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4142417/original/034346000_1661946775-priscilla-du-preez-8u9Kz4yZLgg-unsplash_1_.jpg)
Setelah memutuskan menolak ajakan, penting untuk mengubah pola pikir bahwa kita harus selalu membuat orang lain senang. Tidak semua ekspektasi orang lain harus dipenuhi, terutama ketika ada kebutuhan atau prioritas pribadi yang perlu didahulukan. Memahami hal ini dapat membantu mengurangi rasa bersalah saat mengatakan tidak.
Penolakan juga tidak harus disampaikan tanpa penjelasan. Jika memang perlu, sampaikan alasan secara jujur mengenai hal yang sedang menjadi prioritas. Orang yang mengerti dan peduli akan diri kamu, tidak akan keberatan untuk mendengarkan alasan mengapa kamu menolak.
Berikan penjelasan selengkap-lengkapnya apa yang sedang kamu prioritaskan saat ini. Katakanlah dengan jujur, agar orang lain juga dapat mengerti apa yang sedang kamu rasakan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367654/original/007339100_1791359633-HOAX__32_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367806/original/093780900_1791362859-purbaya_KPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4998321/original/035227900_1731211487-cek_fakta_undian_bpd_bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367418/original/016331900_1791348185-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-07T114242.118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3572223/original/012995800_1631681260-adam-winger-fI-TKWjKYls-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367720/original/037766200_1791361437-f8ac693d-d752-47bc-875f-a5417007ddb7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538143/original/096992800_1774504354-AFP__20260321__A48G9RV__v2__MidRes__MonacoCharityCelebrityRoseBall.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367941/original/017834100_1791367473-Resep_Ikan_Goreng_Saus_Tomat.jpg)