Rockstar Girlfriend Jadi Tren, Intip Gaya Grunge Effortless ala Kekasih Musisi Rock

Rockstar girlfriend menghidupkan kembali gaya grunge lewat smoky eyes dan tampilan bernuansa rock.

Diterbitkan 27 Agustus 2026, 16:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tren rockstar girlfriend kembali mencuri perhatian dengan tampilan yang sengaja menjauh dari kesan terlalu rapi dan sempurna. Estetika ini memadukan unsur grunge, gaya rock era 1970-an hingga 1990-an, serta sentuhan glamor melalui riasan mata smudgy, rambut bertekstur, busana kulit, dan aksesori bernuansa metalik.

Popularitasnya muncul ketika estetika minimalis seperti clean girl beauty dan vanilla girl masih mendominasi media sosial. Rockstar girlfriend menawarkan pilihan berpakaian yang lebih bebas, berani, dan tidak terlalu dipoles.

Inspirasi tren tersebut banyak dikaitkan dengan figur seperti Kate Moss, Pamela Anderson, Kourtney Kardashian Barker, dan Suki Waterhouse. Gaya deretan figur tersebut dianggap merepresentasikan citra perempuan yang dekat dengan dunia musik dan budaya rock, melansir Byrdie, Kamis (27/8/2026).

Istilah rockstar girlfriend sendiri sempat menuai kritik karena seolah menempatkan perempuan sebagai pelengkap pasangan laki-laki. Sejumlah kreator kemudian menggunakan istilah rockstar makeup untuk menggambarkan estetika yang sama tanpa mengaitkannya dengan hubungan romantis.

Kemunculan kembali estetika ini juga memperlihatkan ketertarikan generasi muda terhadap budaya pop masa lalu. Musik, serial, dan referensi fashion dari era tersebut kembali ditemukan melalui platform digital, kemudian diterjemahkan menjadi gaya yang lebih relevan untuk masa kini.

Karakter utamanya bukan sekadar pakaian hitam atau riasan mata tebal, melainkan kesan percaya diri, santai, sedikit berantakan, dan tetap memiliki karakter personal.

Smokey Eyes Menjadi Kunci Tampilan

Riasan mata menjadi elemen yang paling mudah dikenali dari rockstar girlfriend aesthetic. Pensil eyeliner hitam dapat digunakan pada garis bulu mata bagian atas dengan sapuan cukup tebal, kemudian dibaurkan menggunakan kuas atau jari hingga menghasilkan efek smokey yang tidak terlalu presisi.

Tampilan yang sedikit luntur justru menjadi bagian dari konsep karena memberikan kesan seperti riasan yang masih tersisa setelah menghabiskan malam di sebuah konser. Eyeshadow berwarna gelap dapat mempertegas area mata, sementara sentuhan merah atau glitter emas pada kelopak memberikan aksen yang lebih dramatis.

Hasil akhir complexion yang dewy dan tekstur kulit yang masih terlihat mendukung kesan natural dapat melengkapi gaya tersebut. Lingkaran hitam atau imperfeksi tertentu tidak harus ditutupi sepenuhnya karena detail tersebut dapat memperkuat karakter lived-in makeup.

Bibir glossy jadi penyeimbang agar riasan tetap terlihat sensual tanpa terasa terlalu formal.

Busana Kulit dan Slip Dress Jadi Paduan Andalan

Mengenakan item fesyen seperti jaket kulit, celana kulit, dan sepatu bot menjadi elemen yang paling kuat dalam menghadirkan nuansa rock.

Warna gelap membantu membangun karakter grunge, sementara potongan yang lebih santai membuat keseluruhan gaya terasa effortless. Denim cut-off dapat memberikan sentuhan kasual yang lebih berani.

Slip dress berbahan satin atau sutra memberikan kontras feminin di tengah elemen yang cenderung maskulin. Fishnet dengan detail robekan, kemeja berbahan lembut, blazer, serta bralette dapat digunakan sebagai bagian dari permainan layering.

Perpaduan tersebut menciptakan kesan "berantakan, tapi terencana" yang menjadi daya tarik utama tren ini. Gaya tersebut tidak menuntut seluruh elemen digunakan sekaligus karena setiap item dapat disesuaikan dengan karakter dan kenyamanan pemakainya.

Rambut Bertekstur dan Aksesori Metalik Melengkapi Gaya

Rambut dengan tampilan sedikit berantakan menjadi pasangan yang sesuai dengan riasan smudgy dalam estetika ini. Tekstur shaggy, rambut berombak, atau volume yang tidak terlalu teratur dapat memberikan kesan seolah penampilan tidak membutuhkan banyak usaha.

Gaya tersebut mengambil inspirasi dari citra era rock sebelumnya yang kembali populer di kalangan generasi muda. Aksesori berwarna perak dan sepatu platform dapat menambahkan karakter tanpa membuat outfit terasa terlalu rumit.

Kalung chunky, cincin, atau perhiasan berukuran besar memberi aksen metalik yang kontras dengan busana gelap. Sikap percaya diri menjadi bagian yang tidak kalah penting karena estetika rockstar tidak berorientasi pada kesempurnaan.

Konsep utamanya adalah tampil autentik, bebas, dan nyaman menjadi pusat perhatian tanpa harus terlihat terlalu dibuat-buat.