Solo Date Jadi Tren, Mengapa Waktu Sendiri Penting untuk Kesejahteraan Mental dan Energi Diri

Solo date, meluangkan waktu sengaja untuk diri sendiri, kini jadi strategi esensial menjaga kesehatan mental. Ahli merekomendasikan rutin mingguan untuk redakan

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah laju kehidupan modern yang serba cepat, meluangkan waktu untuk diri sendiri, atau yang dikenal sebagai "solo date", telah menjadi kebutuhan esensial. Konsep ini bukan sekadar kemewahan, melainkan strategi ampuh untuk mengisi ulang energi diri dan menjaga kesehatan mental. Para ahli dan berbagai penelitian internasional semakin banyak menyoroti manfaat signifikan dari praktik ini, bahkan merekomendasikan untuk melakukannya secara rutin, setidaknya seminggu sekali.

Solo date didefinisikan sebagai alokasi waktu yang disengaja khusus untuk diri sendiri, tanpa interaksi atau tuntutan dari orang lain, dengan tujuan utama mengisi ulang energi mental dan emosional. Praktik ini melibatkan pemilihan pengalaman soliter yang membawa kepuasan, relaksasi, serta kesempatan untuk terhubung dengan diri sendiri, sesuatu yang mungkin sulit ditemukan dalam pengaturan kelompok atau bersama pasangan.

Vera Emoghene dari rollingout.com menjelaskan Solo dating merupakan pendekatan yang disengaja untuk menghabiskan waktu berkualitas seorang diri sembari melakukan aktivitas yang bermakna secara pribadi, terlepas dari status hubungan atau ketersediaan teman sosial.

"Praktik ini melibatkan pemilihan pengalaman menyendiri secara sadar yang memberikan kepuasan, relaksasi, dan kesempatan untuk terhubung dengan diri sendiri—hal-hal yang mungkin tidak didapatkan dalam situasi berkelompok atau saat bersama pasangan," katanya. 

Konsep ini melampaui sekadar menyendiri, melainkan sebuah keterlibatan yang disengaja dengan aktivitas yang memicu kegembiraan, pembelajaran, atau pertumbuhan pribadi.

Mengurai Manfaat Solo Date untuk Kesejahteraan Psikologis

Meluangkan waktu untuk diri sendiri secara teratur, seperti solo date seminggu sekali, telah terbukti memiliki berbagai manfaat psikologis yang mendalam. Salah satu keuntungan utamanya adalah kemampuan untuk mengurangi stres dan kecemasan. Solo date memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat sejenak dari tuntutan sehari-hari, membantu menurunkan tingkat stres dan meredakan kecemasan.

Ahli gizi Nmami Agarwal menganjurkan solo date sebagai aktivitas terapeutik, menjelaskan bahwa jeda dari kebisingan digital, tekanan pekerjaan, dan kewajiban sosial memungkinkan pikiran untuk mengatur ulang, secara signifikan menurunkan tingkat stres dan meningkatkan ketenangan emosional.

Waktu yang dihabiskan sendirian juga menciptakan ruang untuk refleksi diri yang lebih dalam, membantu individu memahami pikiran, emosi, minat pribadi, dan hasrat tersembunyi mereka dengan lebih baik. Solo date memungkinkan seseorang untuk fokus pada keinginan pribadi, menjelajahi tempat-tempat baru, dan terlibat dalam aktivitas yang benar-benar membawa kebahagiaan. 

Melakukan solo date secara aktif melatih kemandirian dan kepercayaan diri. Melakukan hal-hal sendirian, seperti makan di restoran atau menjelajahi kota baru, dapat memberdayakan dan membantu membangun kepercayaan diri karena mendorong seseorang keluar dari zona nyaman. 

Aadrita Chatterji, dalam artikelnya di Medium, menjelaskan bahwa solo date meningkatkan kesadaran diri, rasa hormat diri, dan kepercayaan diri, karena seseorang menjadi lebih sadar akan suka dan tidak suka, serta dapat mengkomunikasikannya dengan lebih baik kepada orang lain. Ini memperkuat gagasan bahwa kebahagiaan tidak bergantung pada orang lain, membangun kepercayaan diri dalam menyendiri dan nyaman dengan diri sendiri, yang memperkuat ketahanan emosional.

Selain itu, waktu yang dihabiskan sendirian seringkali menginspirasi pemikiran segar, kreativitas, dan inovasi. Ruang pribadi dapat membantu menghasilkan ide-ide baru sambil meningkatkan kejernihan mental dan pemikiran imajinatif. Ketika pikiran dibiarkan mengembara tanpa masukan eksternal yang konstan, seseorang lebih mungkin untuk memanfaatkan jaringan kreatif dan menghasilkan ide-ide baru. 

Banyak penemuan besar dan solusi masalah muncul saat seseorang dalam kondisi rileks dan sendirian. Melakukan aktivitas yang disukai saat solo date juga dapat memicu pelepasan hormon yang berperan dalam menciptakan rasa nyaman dan bahagia, sehingga suasana hati menjadi lebih baik. Penelitian tahun 2020 menemukan bahwa individu yang membingkai ulang waktu sendirian mereka sebagai kesendirian daripada isolasi mengalami penurunan suasana hati yang lebih sedikit.

Menjadwalkan dan Menjelajahi Ide Solo Date

Para ahli menyarankan untuk menyisihkan waktu secara rutin untuk "me time". Direkomendasikan 15–30 menit setiap hari atau beberapa jam setiap minggu. Sementara itu, meluangkan setidaknya setengah hari setiap minggu untuk menyendiri dan mengisi ulang energi terasa esensial untuk kesejahteraan secara keseluruhan. Menjadwalkan solo date secara teratur, seperti seminggu sekali, membantu menjadikan praktik ini sebagai bagian penting dari rutinitas, sama seperti pekerjaan atau aktivitas lainnya.

Solo date tidak harus mewah atau mahal. Banyak aktivitas sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menikmati waktu berkualitas dengan diri sendiri. Apa saja?

1.Hangout di Luar Rumah

Anda bisa menjelajahi petualangan di luar ruangan, seperti mengunjungi kedai kopi, menghabiskan waktu di taman, atau berjalan-jalan santai di alam untuk mendapatkan mindfulness, relaksasi, dan istirahat mental yang menyegarkan. Pilihan lainnya termasuk berjalan-jalan di sepanjang jalur hijau, kebun raya, atau taman, piknik di taman dengan camilan favorit, atau menyewa sepeda untuk berkeliling kota.

2. Eksplorasi Budaya dan Kreativitas

Untuk eksplorasi budaya dan kreativitas, Anda dapat mengunjungi museum, galeri seni, atau pertunjukan teater untuk stimulasi intelektual. Mengikuti kelas atau lokakarya yang menyenangkan, seperti menari, melukis, atau menulis, juga bisa menjadi pilihan. Menciptakan sesuatu seperti menggambar, menulis, melukis, atau membuat kue juga direkomendasikan.

3. Perawatan Diri

Perawatan diri dan relaksasi bisa dilakukan dengan sesi spa, praktik yoga, atau sekadar membaca buku yang bagus untuk mengisi ulang tubuh dan pikiran. Menikmati secangkir kopi di kafe favorit dengan buku atau buku sketsa, atau menghabiskan malam bertema di rumah dengan buku, film, daftar putar musik, dan camilan favorit juga merupakan ide yang baik. Anda juga bisa memanjakan diri dengan malam perawatan diri di rumah dengan mandi busa mewah, camilan lezat, dan/atau masker wajah.

4. Wisata Kuliner

Pilihan lain termasuk kuliner dan eksplorasi lokal, seperti mencoba hidangan baru di restoran atau kafe yang belum pernah dikunjungi, mengunjungi pasar petani lokal, atau menjelajahi bagian kota yang belum pernah didatangi sebelumnya.

5. Aktivitas di Rumah

Jika ingin tetap di rumah, aktivitas sederhana seperti menonton serial TV favorit tanpa henti (binge-watching), membaca buku atau jurnal di tempat yang nyaman, atau melakukan ritual spa di rumah atau sesi yoga/meditasi bisa menjadi solo date yang efektif.

Penting untuk memperlakukan solo date sebagai janji penting dengan diri sendiri, memasukkannya ke dalam kalender, dan mematuhinya. Mulailah dari aktivitas bertekanan rendah, pilih aktivitas yang benar-benar Anda cintai, dan singkirkan ponsel untuk melepaskan diri dari gangguan digital. Ingatlah, merawat diri sendiri bukanlah tindakan egois; Anda berhak mendapatkan waktu ini.