Liputan6.com, Jakarta - Trik mengolah kecombrang agar aromanya tetap segar dapat dimulai sejak memilih bahan baku yang tepat. Kecombrang, atau bunga honje, dikenal luas dalam khazanah kuliner Indonesia karena aromanya yang khas dan kemampuannya memperkaya cita rasa masakan.
Namun, sering kali tantangan muncul saat mengolahnya, yaitu menjaga kesegaran aroma serta menghindari rasa pahit atau langu yang bisa mengurangi kenikmatan hidangan. Untuk memastikan kecombrang tetap prima, diperlukan pemahaman menyeluruh mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik pengolahan dan penyimpanannya.
Artikel Liputan6.com, Kamis (16/7/2026), ini akan memberikan informasi seputar trik mengolah kecombrang agar aromanya tetap segar. Dengan menerapkan langkah-langkah yang tepat, kecombrang tidak hanya akan memberikan sentuhan aroma segar dan tajam yang unik, tetapi juga dapat berfungsi sebagai penetral bau amis pada berbagai jenis lauk. Keharuman khasnya merupakan perpaduan kompleks antara jahe, serai, dan bunga tropis yang menggugah selera.
Advertisement
1. Memilih Kecombrang Berkualitas dan Segar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460143/original/041189200_1767236934-unnamed_-_2026-01-01T100359.855.jpg)
Pemilihan kecombrang menjadi fondasi utama untuk mendapatkan aroma maksimal dan menghindari rasa tidak enak. Dianjurkan untuk memilih bunga kecombrang yang masih segar, ditandai dengan warna cerah dan kelopak yang utuh tanpa ada tanda-tanda layu atau noda. Kecombrang yang berkualitas baik akan mengeluarkan aroma khas yang kuat.
Perhatikan pula tingkat kemekarannya karena ini memengaruhi tekstur dan intensitas aroma. Kecombrang muda dengan kelopak rapat dan warna cerah cenderung memiliki tekstur lebih empuk serta rasa yang lebih ringan, sangat cocok untuk sambal. Sementara itu, kecombrang yang masih kuncup umumnya memiliki aroma yang lebih lembut, sehingga sesuai untuk tumisan atau olahan makanan laut yang tidak memerlukan aroma terlalu dominan.
Untuk masakan yang membutuhkan karakter rasa dan aroma kecombrang yang menonjol, seperti sambal atau gulai, pilih kecombrang yang sudah agak mekar karena aromanya akan lebih kuat. Penting untuk menghindari kecombrang yang sudah layu, menghitam, atau berlendir karena ini menandakan penurunan kualitas.
Advertisement
2. Persiapan Awal untuk Aroma Optimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4730892/original/011070500_1706675955-Etlingera_elatior_1zz.jpg)
Setelah memilih, proses pembersihan dan persiapan awal memegang peranan penting. Bunga kecombrang harus dicuci bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran, debu, atau sisa tanah yang mungkin menempel. Proses pencucian ini juga krusial untuk menyingkirkan getah yang berpotensi menyebabkan rasa pahit.
Kecombrang memiliki struktur berlapis, oleh karena itu disarankan untuk membuang lapisan terluar yang cenderung lebih pahit dan keras. Gunakan hanya bagian dalamnya yang lebih muda dan empuk. Selain itu, pisahkan kelopak kecombrang satu per satu dan buang bagian pangkal yang keras karena dapat memengaruhi tekstur dan menyebabkan aroma langu pada masakan.
Irisan yang tepat juga berkontribusi pada hasil akhir. Setelah dibersihkan, iris tipis atau cincang halus kecombrang. Mengiris setipis mungkin akan membantu mengurangi rasa pahit alaminya dan membuat teksturnya lebih nyaman saat disantap.
Untuk kecombrang yang masih kuncup, belah secara vertikal dari bagian tengah sebelum diiris tipis agar matang sempurna dan tidak langu. Batang kecombrang pun dapat diolah dengan mengupas kulit luarnya yang keras hingga menemukan bagian inti berwarna putih dan lunak, yang cocok untuk tumisan atau penambah aroma pada gulai ikan.
3. Teknik Mengurangi Rasa Pahit dan Langu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460145/original/019089300_1767236935-unnamed_-_2026-01-01T100428.179.jpg)
Beberapa teknik dapat diterapkan untuk menetralkan rasa pahit atau aroma langu pada kecombrang. Salah satu metode efektif adalah peremasan dengan garam. Campurkan irisan kecombrang dengan sedikit garam, lalu remas perlahan hingga layu dan mengeluarkan air kehijauan atau kecoklatan.
Setelah diremas, bilas kecombrang di bawah air mengalir hingga bersih untuk menghilangkan sisa garam. Untuk sambal mentah seperti sambal matah, merendam irisan kecombrang dalam air garam selama 5-10 menit juga dapat mengurangi rasa getir.
Teknik lain adalah perebusan singkat atau pengukusan. Merebus kecombrang selama 1-2 menit dapat mengurangi rasa pahit dan aroma menyengat, serta membantu menetralkan senyawa alami penyebab getir. Setelah direbus atau dikukus, kecombrang perlu ditiriskan hingga kering.
Penggunaan bumbu penyeimbang juga berperan penting. Kecombrang sebaiknya dipadukan dengan bahan seperti tomat, jeruk limau, atau gula merah untuk menyeimbangkan rasa asam dan pahit. Tomat memberikan rasa segar dan manis alami, sementara jeruk limau menetralkan aroma tajam kecombrang.
Menumis bumbu hingga harum sebelum menambahkan kecombrang juga dapat menutupi sisa bau langu. Mengingat aroma kecombrang cukup kuat, gunakan secukupnya agar tidak mendominasi rasa masakan secara keseluruhan.
Advertisement
4. Penyimpanan untuk Kesegaran Optimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460147/original/096122900_1767236935-unnamed_-_2026-01-01T100447.684.jpg)
Agar kecombrang tetap segar dan aromanya terjaga, metode penyimpanan yang tepat sangat diperlukan. Untuk penggunaan jangka pendek, simpan kecombrang dalam lemari es pada suhu sekitar 10 derajat Celsius. Bungkus kecombrang dengan kertas, lalu masukkan ke dalam plastik kedap udara atau plastik berlubang kecil.
Cara ini dapat mempertahankan kesegaran dan mencegah aroma kuat kecombrang bercampur dengan bahan lain di kulkas, di mana kecombrang segar bisa bertahan 3-5 hari. Penting untuk tidak mencuci kecombrang sebelum disimpan; cuci hanya saat akan digunakan.
Untuk penyimpanan jangka panjang, kecombrang dapat dibekukan dan bertahan hingga berbulan-bulan bahkan satu tahun. Caranya, kupas tipis, cuci, iris, lalu tiriskan hingga benar-benar kering. Setelah itu, simpan dalam wadah kecil atau plastik khusus freezer. Meskipun teksturnya akan sedikit berubah, aroma kecombrang akan tetap terjaga untuk tumisan atau sambal.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Mengolah Kecombrang agar Aromanya Tetap Segar
Bagaimana cara memilih kecombrang yang segar?
Pilih kecombrang yang masih segar dengan warna cerah, kelopak utuh, dan tanpa tanda-tanda layu atau noda. Kecombrang muda dengan kelopak rapat cenderung lebih empuk dan rasanya ringan, sementara yang agak mekar memiliki aroma lebih kuat.
Apa saja tips untuk mengurangi rasa pahit atau langu pada kecombrang?
Untuk mengurangi rasa pahit atau langu, Anda bisa meremas irisan kecombrang dengan garam hingga layu, lalu membilasnya bersih. Alternatif lain adalah merebus atau mengukus kecombrang sebentar (1-2 menit) untuk menetralkan senyawa penyebab getir.
Bagaimana cara menyimpan kecombrang agar tetap awet?
Kecombrang dapat disimpan dalam lemari es pada suhu sekitar 10°C dengan dibungkus kertas dan plastik kedap udara, bertahan 3-5 hari. Untuk penyimpanan jangka panjang, kecombrang bisa dibekukan setelah dikupas, dicuci, diiris, dan ditiriskan hingga kering.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298603/original/082269600_1784175792-gsafss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298662/original/060228200_1784179310-cek_fakta_bantuan_alat_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298612/original/078139900_1784176536-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-16T113248.324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298237/original/082194800_1784160981-England_head_coach_Thomas_Tuchel_talks_to_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298232/original/069179300_1784159975-England_s_Jude_Bellingham__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298228/original/014527500_1784157563-Argentina_s_Enzo_Fernandez__24__celebrates_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496812/original/064445300_1770604938-ayam_suwir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5146649/original/096455900_1740841259-Kurang_Tidur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299050/original/094211300_1784191485-Menu_Penderita_Diabetes.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298854/original/031762900_1784184566-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_13.31.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298903/original/045235300_1784186419-cropped-b985fea3-4231-4182-9699-3c7123b0e3dc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298896/original/021200300_1784185922-Gemini_Generated_Image_4v04l54v04l54v04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298886/original/006633300_1784185389-cropped-b6c8ecfa-9565-49d3-8308-f4af3c1662c6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5255628/original/049369500_1750191119-two-women-out-city-going-shopping-spree.jpg)